Tampilkan postingan dengan label wira usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wira usaha. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2011

Modal Memulai Bisnis: Berani atau Terampil, Mana Lebih Dulu?















Apakah seorang untuk menjadi pengusaha itu harus memiliki keterampilan dulu?”

Saya rasa, ini pertanyaan bagus. Pertanyaan yang sama pernah juga hinggap dibenak saya, yaitu saat saya baru memulai menjadi pengusaha.

Saat pertanyaan ini saya balikkan pada mereka, ternyata sebagian besar mahasiswa mengatakan: “Perlu terampil dulu, baru berani memulai usaha.”

Saya rasa jawaban mereka tidak bisa disalahkan. Mereka cenderung menggunakan logika rasional. Padahal menurut saya, untuk menjadi pengusaha, kita harus berani dulu memulai usaha, baru setelah itu memiliki keterampilan. Bukan sebaliknya, terampil dulu, baru berani memulai usaha.

Sebab, saya melihat di Indonesia, ini sebenarnya banyak sekali pengangguran yang tidak sedikit memiliki keterampilan tertentu. Namun, mereka tidak punya keberanian memulai usaha. Akibatnya, keterampilan yang dimiliki apakah itu diperolehnya saat sekolah atau bekerja sebelumnya, akhirnya banyak yang tidak dimanfaatkan. Itu kan sayang sekali.

Seperti yang saya alami sendiri, saat membuka restoran Padang Sari Raja. Saya katakana pada mereka, bahwa terus terang tidak bisa membuat masakan padang yang enak. Saya penikmat masakan padang. Tetapi saya tidak tahu bumbunya apa saja yang membuat masakan tersebut enak. Saya katakan pada mereka: “Saya bisanya hanya nggodog wedang atau merebus air. “Itu artinya apa? Saya bisa punya usaha restoran, karena saya punya keberanian”.

Begitu juga, saat saya dulu membuka usaha Bimbingan Belajar Primagama. Saya belum pernah mengajar atau menjadi tentor di tempat lain. Bahkan saya belum pernah menjadi karyawan di perusahaan orang lain. Namun, saya memberanikan diri untuk membuka usaha tersebut. Sebab, saya berpendapat, kalau kita tidak punya keterampilan, maka banyak orang lain yang terampil di bidangnya bisa menjadi mitra usaha kita.

Oleh karena itu bagi saya, yang terpenting adalah keberanian dulu membuka usaha. Apapun jenisnya, apapun namanya. Sebab, sesungguhnya, untuk menjadi pengusaha, keterampilan bukan segala-galanya. Tetapi keberanian memulai usaha itulah yang harus kita miliki terlebih dahulu.

Banyak contoh, orang yang sukses menjadi manajer, tapi ternyata belum tentu sukses sebagai entrepreneur. Sebaliknya, seseorang yang di awal memulai usaha tidak memiliki keterampilan majerial, tetapi ia memiliki keberanian memulai usaha, banyak yang ternyata berhasil. Orang jenis terakhir ini selain memiliki keberanian, juga mengembangkan jiwa entrepreneur. Oleh karena itulah saya kira, jiwa entrepreneur harus kita bangun atau kita bentuk sejak awal.

….

seperti diceritakan oleh Purdie E Chandra di:

http://www.purdiechandra.net/jadi-entrepreneur/2009/04/berani-dulu-baru-terampil/

Wirausaha 2011

Salah satu warga di kampungwirausaha memiliki produk kesehatan yang benar-benar bagus hasil produksi dalam negeri terbukti khasiatnya, murah, tanpa resiko, dan repeat order produk yang tinggi.

Kini kita semua juga bisa merasakan khasiat dari produk-produk herbal itu melalui Hawa Sabun Herbal milik salah satu warga kampungwirausaha.

Sifat keagenan terbuka luas, bagi siapapun di seluruh tanah air dapat segera mengambil peluang bisnis baru ini. Bahkan kami memberikan garansi untuk Anda semua yang berminat menjadi agen karena memang produk ini tidak memiliki masa berlaku.

Harga User per batang : Rp 8.000,-

Harga agen per batang : Rp 6.500,- minimum pemesanan 100 batang.

Kunjungi www.sabunherbalku.com untuk informasi lebih lengkap.


Indonesia adalah negara yang begitu kaya tanaman obat berkhasiat. Kekayaan ini pun bahkan tersohor hingga pelosok dunia. Dikaji dari sisi historisnya pun, popularitas khasiat obat herbal telah diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang kita. Namun meski secara historis telah dimanfaatkan sejak lama, secara umum pengetahuan ilmiah tentang karakteristik obat bahan alam masih relatif terbatas. Keterbatasan terhadap pengetahuan ini membutuhkan upaya penelitian lebih mendalam.

Zaman dahulu, nenek moyang kita sering menggunakan bahan alami untuk menjaga kesehatan dan kecantikannya. Mereka meminum jamu racikan yang alami dari tumbuhan herbal untuk menjaga kesehatan. Menggunakan lulur dan masker dari mangir, kunyit, tepung beras, dan buah-buahan untuk menjaga kecantikan kulit.

Ada 21 khasiat dan aroma yang di ramu dan di racik dari ekstrak tumbuhan dan bahan-bahan herbal membuat sabun ini sangat diminati.

1. Lulur : Menghaluskan dan mengangkat Sel kulit Mati

2. Susu : Memutihkan, mencegah flek dan kaki pecah – pecah

3. Pegagan : Mencegah dan mengurangi selulit.

4. Apel : Mencegah kerut dan komedo pada kulit

5. Bengkoang : Memutihkan kulit

6. Coklat : Mengangkat sel kulit mati

7. Ketimun : Mengencangkan dan mengurangi kadar minyak pada kulit

8. Kopi : Membantu menyembuhkan luka

9. Kunyit : Menghilangkan jamur, gatal dan kutu air

10. Madu : Meremajakan kulit dan menghilangkan flek

11. Sereh : Menghilangkan capek, pegal dan gejala rematik

12. Sirih : Menyegarkan dan menghilangkan bau badan

13. Zaitun : Melembabkan dan menghaluskan kulit

14. Wortel : Mencegah kanker kulit

15. The Hijau : Membuat kulit bersinar

16. Lengkuas : Membasmi jamur dan panu pada kulit

17. Anggur : Membantu melarutkan lemak dan melangsingkan tubuh

18. Strawberry : Mengencangkan otot payudara dan kulit

19. Kemangi : Mengharumkan dan merawat organ vital wanita

20. Alpokat : Melembabkan dan merawat kulit

21. Limau : Menghilangkan jerawat

Sifat keagenan terbuka luas, bagi siapapun di seluruh tanah air dapat segera mengambil peluang bisnis baru ini. Bahkan kami memberikan garansi untuk Anda semua yang berminat menjadi agen karena memang produk ini tidak memiliki masa berlaku.

Harga User per batang : Rp 8.000,-

Harga agen per batang : Rp 6.500,- minimum pemesanan 100 batang.

Kunjungi Websitenya untuk info lebih lengkap : www.sabunherbalku.com

Kamis, 28 April 2011

WIRAUSAHA Aneka Resep Kue Kering





cari duit Resep kue kering lebaran yang memang sangat mengguga selera siapa saja yang melihat tampilan yang cantik yang bisa menjadi ciri kas anda di mana kue kering ini sangat enak dan bisa di sajikan dengan minuman yang segar, rasa nikmat kue kering untuk lebaran ini menjadi suatu citra rasa yang bisa di nikmati semua keluarga anda, mungkin dengan menyajikan kue lebaran tersebut bisa membuat anda terpesoda dengan banyaknya pujian yang menyatakan kue lebaran anda sangat enak dan nikmat sekali kata ibu atau kelurga anda.

bisnis 2011 Mungkin dengan resep kue kering lebaran ini membuat anda langsung memberikan sms lebaran dan ramadhan, kepada keluarga terjau anda dengan memberikan rahasia resep kue kering tersebut.

Dari pada basa-basi anda bisa melihat resep kue kering di bawah ini :

Berikut ini : video cara membuat kue kering
Kue kering putri salju

Bahan :

100 gr Margarin

50 gr Tepung gula

1 bt Kuning telur

125 gr Tepung terigu

100 gr Kcang mede sangria, haluskan

1/8 sdt Garam

100 gr Tepung gula khusus taburan



Cara membuat :

- Kocok margarine dan tepung gula 30 detik. Tambahkan kuning telur, kocok rata.

- Masukkan tepung terigu sambil diayak dam diaduk rata.

- Tambahkan kacang mede halus dan garam, aduk rata.

- Ambil 1 sendok the adonan. Lalu bentuk bulan sabit.

- Oven 20 menit dengan suhu 160 derajat celcius. Angkat. Panas-panas gulingkan pada tepung gula.

bisnis online gratis
ide bisnis

Senin, 18 April 2011

Tips dan Strategi Memulai Bisnis Kue Kering

Biasanya kue kering menjadi makanan favorit dan banyak dicari para konsumen pada saat perayaan hari raya seperti pada saat lebaran. Tradisi makanan wajib yang biasa dihidangkan pada saat lebaran, selain ketupat opor biasanya juga dihidangkan berbagai macam kue kering seperti nastar, kastengel, putri salju, kue sagu, kue lidah kucing, serta aneka macam kue lainnya.

Kebiasaan masyarakat tersebut menyebabkan permintaan akan kue kering mampu meningkat tajam, bahkan hingga 200% dari permintaan pasar pada hari – hari biasa. Tingginya permintaan pasar akan kue kering biasanya dijadikan sebagai peluang untuk meraih untung dari usaha musiman tersebut.

Konsumen

Dengan tingginya permintaan konsumen akan kue kering menjelang lebaran, pelaku usaha kue kering tidak perlu susah – susah mencari konsumen. Karena hampir semua kalangan membutuhkan kue kering, dan tidak semua orang memiliki waktu ataupun kemampuan dalam membuat kue kering. Sehingga mereka lebih memilih membeli kue kering yang banyak ditemukan di pasaran, daripada harus membuatnya sendiri. Disamping konsumen rumahan, permintaan akan kue kering juga datang dari berbagai kantor yang menggunakan kue kering sebagai parsel untuk para karyawannya.

Produk

Walaupun permintaan pasar akan kue kering sangatlah tinggi, namun sebagai pelaku usaha Anda harus tetap memperhatikan kualitas produk kue kering yang Anda produksi. Jika ingin menggunakan bahan tambahan seperti bahan pengawet, bahan pewarna serta bahan pemanis pilihlah bahan yang khusus untuk makanan. Sedangkan untuk pemilihan bahan baku, gunakan bahan – bahan yang berkualitas,dan jangan lupa perhatikan masa kadaluarsa bahan baku yang akan digunakan. Sehingga kue kering yang kita hasilkan aman untuk dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan para konsumen.

Selain kualitas produk, yang harus dipikirkan adalah kemasan produk yang menarik untuk menguatkan minat pada konsumen pada produk yang kita produksi. Karena biasanya hal pertama yang dilihat konsumen adalah tampilan luar atau kemasan produknya. Untuk mempercantik penampilan kue kering yang Anda pasarkan, dapat menggunakan berbagai macam bentuk toples kedap udara atau bisa juga menggunakan toples mika yang ditutup rapat dengan plester transparan. Untuk menambah nilai jual, Anda dapat menambahkan hiasan ataupun mencantumkan merek kue kering yang Anda produksi pada kemasan.

Pemasaran

Tawarkan produk kue kering yang Anda produksi pada rekan kantor ataupun tetangga sekitar rumah Anda. Biasanya mereka akan lebih senang jika ditawari dengan cara memesan, sehingga mereka tidak perlu tenaga dan waktu untuk mencari kue kering di supermarket ataupun toko – toko roti.
Cara yang kedua yaitu tawarkan produk Anda ke toko – toko roti, supermarket, ataupun tempat jasa pembuatan parsel. Pada saat menjelang lebaran, banyak toko dan tempat pembuatan parsel yang menerima stock kue kering dalam jumlah yang cukup besar.
Cara yang ketiga yaitu menggunakan brosur dan katalog untuk menawarkan produk Anda melalui para agen, dengan memberikan imbalan tertentu untuk tiap penjualan.
Cara yang keempat yaitu dengan menggunakan bantuan internet dalam memasarkan produk Anda. Sehingga dapat menjangkau pemasaran yang lebih luas, hingga ke berbagai daerah.
Gunakan merek pada produk Anda, sehingga dapat mengenalkan dan menanamkan citra produk kue kering yang Anda produksi pada pasar.

Analisa Ekonomi

Misal sekali produksi, menghasilkan 200 toples dengan harga jual @ Rp 30.000,00

Modal awal
Oven Rp 3.000.000,00
Mixer Rp 2.000.000,00
10 Loyang @ Rp 30.000,00 Rp 300.000,00
5 Baskom @ 20.000,00 Rp 100.000,00
Kompor gas 1 tungku Rp 200.000,00
Bahan baku Rp 2.000.000,00
Kemasan Rp 1.000.000,00+
Total Rp.8.600.000,00

Pengeluaran
Bahan baku Rp 2.000.000,00
Kemasan Rp 1.000.000,00
Tenaga kerja 2 orang Rp 1.000.000,00
Listrik Rp 100.000,00
Gas elpiji Rp 14.000,00
Transport Rp 150.000,00
Promosi Rp 150.000,00+
Total Rp 4.414.000,00

Omset / produksi
( @ Rp 30.000,00 x 200 toples ) = Rp 6.000.000,00

Laba bersih / produksi
( Rp 6.000.000,00 – Rp 4.414.000,00 ) = Rp 1.586.000,00

Rabu, 09 Februari 2011

Pelatihan Fried Chicken Crispy

Berikut adalah berbagai resep masakan Fried Chicken yang memakai adonan tepung seperti ayam goreng Kentucky (KFC), Texas, Wendy, dan sebagainya.

KFC Extra Crispy

1 ayam dipotong2

6−8 gelas shortening/minyak goreng

Coating (Tepung):

1 Telur kocok
1 gelas susu
2 gelas all−purpose flour (tepung)
2 1/2 sendok makan garam
3/4 sendok makan lada
3/4 sendok makan MSG

1/8 sendok makan bubuk bawang putih

1/8 sendok makan Baking Powder

Bersihkan kulit dan lemak ayam. Panaskan shortening dalam penggorengan sampai 350 derajad celcius.
Gabung telur kocok dan susu dalam mangkuk sedang.
Di mangkuk lain, gabung sisa bahan (Tepung, garam, lada, dan MSG, dsb).
Celupkan ayam diadonan susu dan telur.
Kemudian dibalur dengan adonan tepung, garam, lada, dan MSG.
Celupkan sekali lagi di adonan susu dan telur, kemudian dicelup di adonan tepung.
Lapisannya harus setebal mungkin.

Kemudian goreng ayam tersebut selama 12-15 menit atau sampai warnanya kecoklatan.

Tiriskan minyaknya selama 5 menit, baru dihidangkan.

Silahkan mencoba dan beri komentarnya jika sukses..

Silahkan download resep selengkapnya di sini:

http://www.ziddu.com/download/12872119/resepKFC.pdf.html

Kamis, 20 Januari 2011

Dalam Kesusahan Selalu ada Jalan Keluar

Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku, menurut Kartini Kartono motivasi menjadi dorongan (driving force) terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu.

Pernahkan kita mengalami seperti masuk ke dalam sebuah jalan buntu. Bingung mau melakukan apa? Bingung kemana arah langkah kita selanjutnya? Saya pernah mengalami dan ternyata banyak orang lain pun yang mengalami hal sama. Jika Anda pernah mengalami, bahkan sedang mengalami, dan kemungkinan akan mengalami suatu saat, tenang saja. Anda tidak sendiri.
Kemudian bagaimana mengatasinya?

a. Tenang saja, jangan panik. Meskipun buru-buru, dengan panik justru akan memperburuk keadaan.

b. Berdo'alah dengan seyakin-yakinnya untuk meminta solusi kepada Allah.

c. Berikhtiarlah sedapat mungkin untuk menjemput solusi yang sudah kita minta kepada Allah.
Jika kita serius mencari solusi, jangan mengatakan 'tapi' saat ada solusi. Meskipun solusi tersebut terlihat tidak mungkin. Cobalah untuk berpikir terbuka, sebab seringkali bukan tidak ada solusi, tetapi orang sering menutup pikirannya untuk solusi. Daripada mengatakan 'tapi', tanyakan saja, 'Bagaimana caranya?'. Bisa jadi apa yang sebelumnya terlihat mustahil, berubah menjadi hal mudah setelah tahu caranya.

Di dalam kesusahan pasti ada yang namanya kemudahan dengan catatan kita memiliki niat dan bekerja keras untuk melakukan perubahan.Dunia ini Fana, selalu ada 2 kecenderungan yang berpasangan dan terjadi silih berganti. Kita manusia hanya menjalani kehidupan dan berusaha menjadi yang terbaik. Yakinlah bahwa Tuhan akan memberi kita semua ujian dan masalah yang mampu kita selesaikan, agar kita kuat menjalani hidup ini, tetap semangat berjuang, hubungkan aktivitas hidu dan kehidupan dengan koherensinya dengan spritualitas.

Kunci dalam Menjalani Hidup

Bahagia yaitu kata yang mencerminkan suatu keadaan seseorang yang hatinya sedang baik. Bahagia bisa membuat hidup kita menjadi lebih indah dan lebih bermakna. Tugas kita adalah menjaga kebahagiaan itu sendiri.

Bahagia bisa kita dapatkan dengan berusaha yaitu dengan berbuat kebaikan kepada teman bahkan orang yang kita tidak suka,dengan berbuat baik kepada semua orang kebahagiaan tersendiri langsung muncul dan akan membuat hari-hari kita lebih baik.Jadi kalau ingin menjalani hidup lebih baik,hanya satu kuncinya yaitu BERBUAT BAIK,hanya itu yang bisa dilakukan agar kita dapat merasakan kebahagiaan dan membuat hari lebih indah.

Dizaman sekarang adalah zaman dimana orang-orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Ada sebagian orang yang semakin kaya dan ada juga yang semakin miskin. Kehidupan pun semakin lama semakin susah, apa-apa serba mahal, untuk makan pun kalau tidak berusaha keras kita tidak bisa mendapatkan makanan, kesehatan yang mahal, pendukung belajar yang mahal,dan masih banyak lagi yang harus dituntaskan. Apabila kita tidak bisa menjalani hidup ini apa adanya kita bisa terlindas oleh waktu bahkan zaman. Semua yang kita telah lakukan hanya satu kuncinya dapat menerima hidup ini apa adanya. Jangan paksakan kita untuk melihat hidup orang lain, orang beli kendaraan baru, orang beli barang baru kita mencurigainya, kita juga dihadapkan dengan kondis ingin membelinya tanpa kita sadari kita tidak mampu untuk membelinya. Tampilah apa adanya diri kita. Jangan minder dengan apa yang kita terima dan bersyukurlah atas semua itu. Menerima hidup apa adanya mungkin terasa berat, banyak godaan yang sebetulnya wajar dialami manusia tetapi disitulah ujian kita untuk dapat menghindari dari iri hati kepada orang lain.

Semua itu memang sudah ditentukan oleh yang diatas sekarang tugas kita berusaha semaksimalnya dan raihlah apa yang kita impikan namun apabila impian kta belum dapat terlakasana dalam waktu-waktu dekat ini janganlah anda kecil hati,iri hati,minder kepada orang lain, anggaplah mungkin saat ini belum waktu yang pas untuk kita dapat menerimanya,dan tidak menutup kemungkinan suatu saat kita akan mendapatkan apa yang kita cita-citakan atau yang kita impikan.
Satu kata yang harus diingat "menerima hidup ini apa adanya", dan berusahalah sebainya. Maka kita dapat meraih cita-cita kita dan jangan kecewa apabila kita belum mendapatkannya, ingat belum bukan tidak. Do the best all^^

Minggu, 26 Desember 2010

Peluang Usaha atau Peluang Bisnis Untuk Mahasiswa

Untuk memulai usaha atau menjadi wirausaha tidaklah harus menunggu tamat kuliah. Inilah kelebihan bidang karir yang satu ini. Bahkan banyak beberapa pengusaha sukses tidak berlatar tamat kuliah. Bisa kita lihat dari Bill Gates, salah seorang terkaya di dunia, ia merupakan orang yang tidak tamat. Ia memulai usaha selagi menjadi mahasiswa. Nah, peluang usaha atau bisnis apa saja yang bisa dijalankan oleh seorang mahasiswa? atau bahkan pelajar? Akan coba disharingkan di web UniversitasBisnis.com ini, Universitas Online Belajar Wirausaha.

Ada banyak bidang usaha yang bisa dijalankan oleh seorang mahasiswa. Baik yang bermodal besar ataupun bermodal kecil, dan juga bermodal dengkul. Yang bermodal dengkul misalnya terima jahitan, hehe.. kan dengkulnya bergoyang. Haha.. Just kidding, guyon ya.. Saya (Anton Huang) pernah mahasiswa dan pelajar juga. Ada beberapa teman saya yang sudah memulai usaha sambil kuliah, bisa membiayai kuliahnya, bisa membeli buku, komputer, bahkan kendaraan pribadi baik motor ataupun mobil selagi masih kuliah. Ada juga yang sudah bisa membeli tanah dan rumah menjalankan usaha sambil kuliah (yang mana yang anda pilih : bisnis sambil kuliah ataukah kuliah sambil bisnis??). Beberapa bidang peluang usaha buat mahasiswa atau pelajar antara lain memberikan les atau membuka bimbingan belajar. Ini bisa dilakukan sambil tetap kuliah, tinggal atur waktunya saja, fleksibel kok. Yang penting MAU!!

Selain itu, ada banyak pilihan. Pemirsa bisa berjualan pulsa ataupun makanan di kampus. Yang penting, teman-teman beli tetap harus bayar, kontan, gak pake utang. Jadi bisnis bisa jalan. Nah, bagi yang kuliahnya campur dengan orang-orang yang sudah bekerja, atau banyak teman kuliah yang dari kalangan bekerja (bagi yang gak punya teman, ya cari, masuk ke pergaulan baru, sehingga beragam temannya), pemirsa bisa memulai usaha di bidang jasa pengetikan, bikin ringkasan buku terus dijual. Peluang usaha ini pernah dijalankan oleh seorang tokoh sukses di bidang management (yang pernah dapat julukan Manager 1 Milyar), ia membuat ringkasan dan kesimpulan dari buku kuliah yang tebal-tebal, dan menjualnya, sehingga bisa menambah uang kuliahnya di UI waktu itu.

Bagi pemirsa “maha”siswa yang kreatif, bisa memulai usaha di bidang peluang usaha bisnis berbasis kreatif. Wowww… ada banyak peluang di sini. Pemirsa bisa buka usaha jasa design, apakah itu design grafis, web, animasi. Saya dulu juga pernah freelance usaha di bidang design autocad dan 3D. Ada banyak contoh wirausaha sukses di bidang ini yang berasal dari kalangan mahasiswa.

Wah, gimana kalo saya gak kreatif pak Anton? Saya ini orangnya pendiam, hobby saya baca komik. Saya kebanyakan di rumah. Saya gak bakat ngajar juga. Oww.. Jangan cemas. Yang Penting MAU!!!! Pemirsa bisa mulai usaha sewa komik. Buka rental komik. Duhh… saya gak punya tempat nich pak Anton!! Gimana yachhh… Jangan stress… Pemirsa bisa mulai dengan buat web jual komik. Duuhhh.. pak Anton, saya mah gak bisa buat web!! Jangan takut!! Ada teman-teman yang bisa buat web, ya minta jasa mereka atau kerjasama, atau belajar. Semua BISA asalkan MAU!! Ini satu lagi contoh peluang usaha bisnis buat mahasiswa atau yang lagi duduk di bangku kuliah.

Selama perjalanan hidup saya, mulai dari keluar ke dunia hingga sekarang ini, saya telah melihat dan menyaksikan, mendengar, merasakan sendiri juga, ada banyak teman saya selagi saya kuliah, mahasiswa-mahasiswa sukses, yang meraih sukses selagi kuliah. Mereka bukanlah orang-orang yang menurut saya pandai melihat peluang usaha bisnis. Namun, mereka adalah orang-orang yang kejepit, dijepit, ketekan, kepepet, mereka adalah orang-orang yang “diperkosa” untuk mendapatkan uang agar mereka dapat kuliah atau terus kuliah. Ada yang tidak bisa masuk kuliah kalau tidak mencari uang sendiri. Saya pribadi, hahaha.. contohnya pake diri sendiri, narsis banget decchhh.. haha.. Ya, gak lah. Ini saya ceritakan dari pengalaman, jadi bukan teori, ini kisah nyata. Haha… Kayak film saja dech.. Saya “terpaksa” cari uang sejak sekolah (SMU) untuk mengumpulkan uang untuk masuk kuliah. Sejak pelajar SMA (sekarang smu), saya memberikan les buat anak-anak SD, uangnya saya kumpulin untuk ikut test UMPTN (masuk perguruan tinggi negeri), dan akhirnya lulus test, masuk kuliah, beli buku dan lain-lain, biaya kuliah, ongkos, semua dari uang yang saya dapatkan dari memberikan les. Komputer dan motor saya beli juga selagi kuliah dengan uang hasil mengajar dan sedikit dari hasil “membimbing”. Sampai tamat kuliah, biaya wisuda, dll juga dari memberikan les. Cerita ini tidak bermaksud menyombongkan diri, karena ada yang jauh lebih hebat tentunya, jauh lebih sukses, ada mahasiswa yang sudah bisa beli mobil bahkan rumah dari usaha yang dijalankan selagi kuliah.

Ada sahabat saya yang “diperkosa” (terpaksa maksudnya) untuk memulai usaha. Karena jika tidak, ia tidak akan bisa melanjutkan kuliahnya, karena orang tuanya bangkrut dan punya banyak utang. Karena niat kuat ingin melanjutkan, ia terpaksa mencari-cari peluang usaha. Ia mencoba berbagai jenis pekerjaan dan usaha. Jadi bukan ia pintar melihat peluang (menurut saya). Namun, ia tidak bisa banyak berpikir, ia terpaksa bertindak. Ia tidak punya banyak alasan (gak punya modal, gak punya banyak uang, gak punya keahlian, gak punya waktu -sibuk terus kuliah, sibuk bikin tugas.. haha.. emangnya kuliah 24 jam sehari!!! bikin tugas pagi sampai malam tiap hari!! gak ada itu, bagi orang ini, tidak ada banyak alasan), ia hanya punya SATU Alasan. Ia harus punya uang agar bisa melanjutkan kuliahnya. TITIK!!! Tanpa Koma, tanpa Kutip!! Titik!! Ia bergerak terus, tidak diam. Inilah bedanya ia dari kebanyakan orang. Banyak Mahasiswa merasa Nyaman, merasa keren, karena status Maha (Maklum, di dunia ini, sedikit sekali yang berstatus Maha, haha..). Ia hanya tau, ia akan bisa menyelesaikan kuliah, kalau ia punya uang. Dan itu harus dilakukannya sambil tetap berkuliah. Inilah yang membuatnya menemukan peluang usaha buat dirinya yang masih mahasiswa dan ia pun berjuang jatuh bangun (bukan tidur bangun, bangun tidur, seperti kebanyakan mahasiswa pada umumnya, yang hanya kuliah-kuliah saja…hanya menadah tangan saja, terus menerus selama kuliah… Gak tau kalo orang tua bersusah payah membiayai kuliahnya. Gak sadar betapa susah orang tua berjuang untuk dirinya) Ia pun menjadi wirausaha sukses bahkan sebelum tamat kuliah.. (Duuhhh… keren kan… gak cari kerja boookkk…)

Nah, Pemirsa!!! Bagaimana? Khususnya buat yang masih kuliah alias masih Mahasiswa. Sudahkah melihat peluang usaha bisnis bagi mahasiswa setelah membaca artikel ini?

Senin, 13 Desember 2010

Jajan Pasar Kroket


Walaupun banyak bakery bermunculan, kue jajan pasar tak lekang dimakan jaman. Citarasanya yang khas dengan sederet nostalgia di dalamnya menjadikan makanan kecil ini tetap disuka. Seperti kue carabikang ini, rasanya yang legit terasa pas sebagai penyerta minum teh di sore hari.

Dengan sedikit ketelatenan, Anda pasti bisa membuat kue carabikang. Ikuti petunjuk resep dan cara membuatnya dengan benar. Anda pasti akan terkesima melihat hasil kue cantik dan lezat buatan Anda sendiri. Selamat Mencoba

Resep/Dapur Uji/Food Stylist: Budi Sutomo

CARABIKANG
Bahan:
350 gr tepung beras
2 sdm tepung terigu
850 ml santan kental dari dua butir kelapa
130 g gula pasir
1/4 sdt garam halus
1/2 sdt pasta pandan/pewarna hijau
1/2 sdt pasta cokelat/pewarna cokelat
minyak goreng untuk olesan

Cara Membuat:
1. Larutkan 3 sdm tepung beras dengan 200 ml santan. Didihkan sambil diaduk hingga mendidih dan mengental. Angkat.
2. Masukkan gula, garam, tepung terigu dan sisa tepung beras ke dalam rebusan tepung. Aduk rata.
3. Uleni adonan sambil dituangi sisa santan sedikit demi sedikit. Tepuk-tepuk (pukul-pukul) adonan dengan telapak tangan selama 40 menit atau hingga adonan terasa ringan. Diamkan selama 1 jam.
4. Ambil sedikit adonan, tempatkan di dua mangkuk berbeda, tambahkan pasta pandan dan pasta cokelat. Aduk rata.
5. Panaskan cetakan carabikang, olesi sedikit miyak. Tuang adonan hingga setengah dari tinggi cetakan. Beri motif dengan adonan berwarna hijau atau cokelat di atasnya. Panggang tanpa ditutup hingga matang.
6. Cungkil bagian sisinya hingga kue merekah, angkat. Hidangkan hangat.

Untuk 20 buah

Tip:
Untuk variasi kue cara bikang bisa disajikan hangat dengan parutan keju atau susu kental manis.

Minggu, 21 November 2010

BISNIS PALING MENGUNTU NGKAN SAAT INI

Peluang Usaha Jamur, Budidaya Jamur Sak Jam-jame Makmur ( Setiap Jam Makmur)

Peluang usaha agroindustri jamur digambarkan oleh seorang pengusaha jamur dengan slogan setiap jam makmur. Slogan jamur ini mengacu pada proses panen jamur tiram yang dilakukan setiap hari dan untuk harga pasar saat ini memang sangat menjanjikan. 1 kg jamur tiram basah dipasaran sampai Rp.12 ribu padahal hanya dengan modal 3 juta setiap hari panen bisa mencapai 50 kg (pengalaman teman) artinya Rp. 600 ribu ditangan. weleh2

gambar jamur tiram

Pada posting ini saya tidak akan membahas contoh studi kelayakan usaha jamur saya akan bahas pada kesempatan berikutnya. saya hanya sedikit memberikan ide peluang usaha jamur yang tentu berbeda dengan peluang usaha makanan yang saya posting sebelumnya. Dari berbagai macam peluang agroindustri jamur anda bisa menekuni peluang usaha jamur tiram, peluang usaha jamur kuping atau jamur lingzi ketiganya merupakan jamur edibel ( jamur kayu ) yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Saya lebih suka menyebut budidya jamur ini sebagai usaha sampingan modal kecil, kenapa demikian? budidaya jamur tidak perlu modal besar dan tidak memerlukan waktu banyak untuk mengurusnya:) ok saya akan membahas lebih lancut saya coba lebih lengkap dengan contoh proposal nya.

Minggu, 17 Oktober 2010

franchise BAKMI MIE-KITA

BAKMI MIE-KITA......

HANYA: Rp.100 jt

ane mau jual nih usaha ane... kalo ada yang berminat,,
ane sebenarnya ga mau jual usaha ini.. cuma kerna orang tua ane udah meninggal ane harus mengambil alih perusahaan keluarga di SULTENG (palu)
jadi ane jual,, siapa tau ada yg minat
usaha ini sudah berjalan 1 thn.. masi ada 4 thn lagi sesuai dengan perjanjian franchisor itu 5 thn. BAKMI MIE-KITA udah banyak...
jakarta ada lebih dari 3 dan tanggerang,Bogor,cibinong,cirebon,surabaya dan papua
Jenis makanan yg di jual pun buanyak..kira2 ada 120 jenis makanan dan minuman,, harga terjangkau.
bisa di liat di google (BAKMI MIE-KITA JAK-TIM) Utan Kayu atau di klanakuliner.com
ane ga jual sama lokasi yang ada sekarang yaa! krn ane juga ngontrak..

Ane jual brikut ini nih:
Bar lumayan gede = servis seperti baru
4 sofa + 2 meja panjangnya
8 meja 80 x 80
24 buah kursi
Peralatan masak kompor,panci2 pokonya lengkap sama piring dll yg ber logo
Kaos karyawan
dan mungkin ada beberapa bonus yang ane bisa kasi

BAKMI MIE-KITA UTAN KAYU

Perjalananku kali ini sedikit diganggu dengan rusaknya si jago ngebut motor biruku, Honda CB 1972 125 cc yang kain hari kian cantik saja kendaraan antik itu... Setelah masuk bengkel yang profesional dan pelayanannya sangat menjanjikan, kelanakuliner berjalan dan mencari kendaraan umum, bis Metromini jurusan pramuka, menuju kantor Is Plaza RM Gurih.
Sambel Sambil jepret sana, jepret sini dengan kamera digitalku, tahu-tahu seorang pemuda memberikan salam tersenyum sayapun membalas senyumnya dan memutar memori otakku mencoba mengingat dimana saya mengenalnya. Teman kampuskah? Teman sekolahkah atau orang yang berkunjung ke rumahku untuk survey kredit bank, atau orang asuransi pendidikan yang sering mengontakku?

Alhamdulillah, dengan sikap sesopan mungkin akhirnya saya teringat kembali, rupanya dia teman adik kandungku. Aahhh... forget it lah, yang penting sekarang ada teman dan dengan baik hatinya dia tawarkan mengantarku ke kantor Is Plaza. Namun aku akhirnya minta diturunkan di perapatan Utankayu, dan meneruskan berjalan kaki dengan niat canvasing (susur jejak kuliner baik berjalan kaki maupun berkendaraan, yah ini kan kelana kuliner yang sebenarnya, kan?) Perjalanan meniti pinggiran jalan Utankayu menuju tembusan jalan ke Pramuka Raya itulah, aku melihat satu ruko yang tampak masih baru. Bakmi Mie-Kita. Sepertinya asyik juga dan lumayan akrab di telinga nama resto ini.

Waktu menunjukkan pukul 14.17 WIB dan langsung saja masuk setelah melewati interior ruangan yang dominan kuning muda dan hijau itu yang juga berhiaskan lukisan neo-klasik karya seniman Jogja. Di ujung meja dapur, saya mencoba mencari informasi tentang sang pemilik dan tepat di bagian bawah meja kasir sekaligus loket layanan pesan, sebuah poster informasi waralaba Bakmi Mie-Kita terpampang manis (satu trik pemasaran yang cukup cerdik, untuk menangkap peluang pasar baru - setidaknya itulah yang dikatakan sang pemilik waralaba Petrus). Tertulis di poster itu "Peluang Usaha (Busines Opportunity) Waralaba Bakmi Mie-Kita, yang ditawarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Makanan Sehat, Enak dan Murah. Tipe waralaba, kelas "Food Court - Modal hanya 77jt", "Mini Resto - Modal hanya 160jt", "Resto - modal cuma 175jt", BEP (Titik Balik Impas) 12 s/d 16 bulan. Hubungi Petrus/Nadir No. Telp 08588.3262.658 atau 0856.9292.5050."

Setelah beberapa waktu, kontak pertama saya justru langsung dengan sang pemilik waralaba pak Petrus, tapi belakang waktu saya tahu bahwa ternyata saya berhubungan dengan Nadir, sang penerima waralaba dan pemilik ruko di Utankayu. Kami pun membuat janji bertemu dan saya masih beranggapan akan bertemu dengan pemilik waralaba, Petrus Puspo Sutopo.

Kurang dari satu jam, dan nyaris saja saya tenggelam dalam tidur di kursi makan yang berbentuk sofa tinggi RM Bakmi Mie-Kita, saat bertelepon ria dengan kolega, akhirnya datang juga, Nadir. Walaupun saya sudah tahu, lelaki Arab (ganteng eh... jangan ah nanti GR dan salah tafsir lagi) ini, tapi saya mencoba "melucu" menanyakan nama dirinya, "Dengan pak Petrus?" (emang ada yah orang Arab yang namanya Petrus? Kalo di "sana" ya pastinya ada lah!...Sayangnya saya lupa mematikan HP saya yang masih OL dengan kolega... ih nggak etis buanget deh gue!), "Saya Nadir, pak," jawabnya menerima jabatan tangan perkenalan diri saya. (by the way... aku jadi ingat satu istilah... sampai ke titik nadir... titik terendah di horizon langit... so what's the meaning of Nadir?)


Setelah berkenalan dan berbincang dengan Nadir, lelaki keturunan Arab kelahiran Jeddah 28 tahun lalu ini, ternyata menyenangkan diajak berdiskusi. Menurutnya, dengan berwaralaba Bakmi Mie-Kita setidaknya keinginannya untuk berwiraswasta dan asyik duduk manis di rumah bisa dilakukan. "Tapi biarpun begitu seperti yang ditawarkan oleh franchisor, saya masih kepingin ikut nimbrung sibuk terjun ke bisnis usaha resto bakmi ini," ujarnya serius. Bujangan yang akan merencanakan menikah dengan adik sahabat lamanya pada tahun depan ini menegaskan, justru dirinya memang mau bersibuk-sibuk ria untuk jadi pengusaha yang tahu banyak hal tentang bagaimana memproduksi usaha resto bakmi.

Sebagai gambaran betapa rumit dan sibuknya usaha Bakmi Mie-Kita, jumlah sajian menunya saja hingga seratus lebih. Bisa dibayangkan, bukan bagaimana banyaknya SOP (bukan semacam sop buntut, coy... tapi Standard Operation Procedure - alias Prosedur Operasi Baku) dan beragamnya suplay bahan baku menu masakan. "Wajar saja Mas, kalau masalah product knowledge, sebaiknya ditanyakan langsung kepada pak Petrus... Dia yang lebih paham dengan segala macam menu itu," ujarnya merendah.

Bagi saya bukan itu saja masalahnya, namun yang paling penting adalah bagaimana seh sebenarnya rasa dari bakminya itu sendiri. Apa sama hebat dan lezatnya dengan sang legendaris Bakmi GM? Ah nggak usah kelamaan cerita... Kelanakuliner pun akhirnya mencoba semangkuk porsi Bakmi Komplet yang berisi PG (bukan Partai Golkar, tapi Pangsit Goreng), PR (juga bukan PuRel yang cantik tapi Pangsit Rebus, hehehe), ETM (yang ini juga bukan Etometic Teller Machine - maksa banget kan?- tapi Es Teh Manis). Dan sebagai hasilnya adalah ......................................... (bentar lagi asyik mengingat kenikmatan sensasi makan bakmi..... hmmmm) rasanya tak kalah dengan Bakmi GM (kenapa seh disebut Bakmi Gajah Mada? Emang bakminya segede-gede Gajah Mada... atau emang jaman dulu Gajah Mada doyan bakmi ya? Ahh gak jelas... Tapi konon menurut buku sejarah Indonesia, Bakmi GM dikasih nama seperti itu karena si pedagang bakmi dulu sekali awalnya dagang bareng Gajah Mada.... eh bukan maksudnya dagang di Jalan Gajah Mada... dasar beg*!)

Memang ada idiom di dunia "perbakmian" bahwa jadulbang (jaman dulu banget) patokan makanan bakmi yang enak adalah Bakmi GM, setelah beberapa tahun, muncul lah nama-nama mirip yang juga dikelola oleh warga Cina lainnya seperti Bakmi GK (lagi-lagi bukan Golongan Karya tapi Gang Kelinci). Bakmi GK ini pun juga begitu populer di kalangan masyarakat Jakarta, namun sedikit sekali yang tahu persis, bahwa Bakmi GK menggunakan B2 (alias bukan BlueBand tapi BaBi). lihat tulisan saya yang pertama kali di link kelanakuliner ini.

Kembali ke laptop, eh salah kembali ke pokok bahasan Bakmi Mie-Kita Utan Kayu. Resto Bakmi yang masih dalam pengawasan langsung Petrus (bukan Petrik dan juga bukan Petruk, apalagi Patrick Starfish temannya Spongebob Squarepants). Menurut pengakuan Petrus, usaha waralaba Bakmi Mie-Kita yang dikelolanya ini jelas berbeda dengan usaha waralaba lainnya yang sejenisnya. "Kebanyakan para pemilik waralaba bakmi lainnya itu, setelah mendapatkan uang investasi, maka mereka tidak memberikan yang intens dan berkelanjutan". Itulah sebabnya saya lebih mengutamakan para pelanggan, tambahnya, karena pada akhirnya yang menentukan adalah pasar.

Lelaki humoris yang penuh pengalaman pahit selama hidupnya di masa kecilnya ini menegaskan, bahwa tanggung jawab dirinya tidak berhenti setelah si pemilik modal menyerahkan uangnya membeli merk Bakmi Mie-Kita. "Seumur hidup saya membuka komunikasi, kapanpun mereka butuh saya untuk konsultasi usaha yang telah belasan tahun saya tekuni ini," ungkapnya sambil berpromosi. Kelanakuliner sendiri mengakui bahasa tubuh dan caranya berkomunikasi yang mampu meyakinkan orang lain untuk mau bekerjasama waralaba. Saya jadi ingat film klasik The God Father, dimana ada satu quote populer Marlon Brando dalam film itu, "I'm going to make him an offer he can't refuse."

Lelaki Petrus Puspo Sutopo memang jago bisa meyakinkan para mitra dan koleganya dengan prinsip belajar dari pengalaman, dan yang penting pertama kali adalah skill, kemudian kejujuran, keuletan, baru modal, demikian ungkapnya. Makanya tak heran jika akhirnya ia memilih untuk berwirausaha. dan mengembangkan usahanya dengan konsep waralaba dan kemitraan seperti BO (Business Opportunity). Seiring itu ia juga mempunyai filosofi hidup yang ingin menolong orang. "Dari kecil Saya hidup banyak ditolong orang, maka Saya bercita-cita ingin menolong orang. Baik itu karyawan maupun para pemilik modal," tandas Petrus.

Pada kenyataannya, Petrus membuktikan hal itu dengan seringnya ia meningkatkan pembinaan kinerja kepada para karyawannya yang sering dirolling ke setiap cabang yang berbeda maupun cabang baru. "Saya hanya mau memberikan bantuan tenaga kerja ahli (karyawan) saya yang telah lebih dari 6 bulan pengalamannya bekerja dengan saya, demi mempertahankan kualitas SDM di tiap cabang waralaba lain yang baru dibuka," pungkasnya.

Sekarang ini di Jakarta, setidaknya ada 5 cabang waralaba, mulai dari Salemba, Tebet, Kelapa Gading, Sunrise Garden, juga termasuk Bogor.

Bila Anda tertarik ingin merasakan nikmatnya ratusan pilihan menu Bakmi Mie-Kita, maka bisa langsung kunjungi Bakmi Mie-Kita Jl. Utan Kayu No. 106, Jakarta Timur atau menghubungi telepon
(021) 9704.3*** - 9704.3***
untuk pesan antar lokasi terbatas. Sedangkan pesan antaran radius lebih jauh dikenakan ongkos kirim Rp. 2.500,-
Perjalananku kali ini sedikit diganggu dengan rusaknya si jago ngebut motor biruku, Honda CB 1972 125 cc yang kain hari kian cantik saja kendaraan antik itu... Setelah masuk bengkel yang profesional dan pelayanannya sangat menjanjikan, kelanakuliner berjalan dan mencari kendaraan umum, bis Metromini jurusan pramuka, menuju kantor Is Plaza RM Gurih.
Sambel Sambil jepret sana, jepret sini dengan kamera digitalku, tahu-tahu seorang pemuda memberikan salam tersenyum sayapun membalas senyumnya dan memutar memori otakku mencoba mengingat dimana saya mengenalnya. Teman kampuskah? Teman sekolahkah atau orang yang berkunjung ke rumahku untuk survey kredit bank, atau orang asuransi pendidikan yang sering mengontakku?

Alhamdulillah, dengan sikap sesopan mungkin akhirnya saya teringat kembali, rupanya dia teman adik kandungku. Aahhh... forget it lah, yang penting sekarang ada teman dan dengan baik hatinya dia tawarkan mengantarku ke kantor Is Plaza. Namun aku akhirnya minta diturunkan di perapatan Utankayu, dan meneruskan berjalan kaki dengan niat canvasing (susur jejak kuliner baik berjalan kaki maupun berkendaraan, yah ini kan kelana kuliner yang sebenarnya, kan?) Perjalanan meniti pinggiran jalan Utankayu menuju tembusan jalan ke Pramuka Raya itulah, aku melihat satu ruko yang tampak masih baru. Bakmi Mie-Kita. Sepertinya asyik juga dan lumayan akrab di telinga nama resto ini.

Waktu menunjukkan pukul 14.17 WIB dan langsung saja masuk setelah melewati interior ruangan yang dominan kuning muda dan hijau itu yang juga berhiaskan lukisan neo-klasik karya seniman Jogja. Di ujung meja dapur, saya mencoba mencari informasi tentang sang pemilik dan tepat di bagian bawah meja kasir sekaligus loket layanan pesan, sebuah poster informasi waralaba Bakmi Mie-Kita terpampang manis (satu trik pemasaran yang cukup cerdik, untuk menangkap peluang pasar baru - setidaknya itulah yang dikatakan sang pemilik waralaba Petrus). Tertulis di poster itu "Peluang Usaha (Busines Opportunity) Waralaba Bakmi Mie-Kita, yang ditawarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Makanan Sehat, Enak dan Murah. Tipe waralaba, kelas "Food Court - Modal hanya 77jt", "Mini Resto - Modal hanya 160jt", "Resto - modal cuma 175jt", BEP (Titik Balik Impas) 12 s/d 16 bulan. Hubungi Petrus/Nadir No. Telp 08588.3262.658 atau 0856.9292.5050."

Setelah beberapa waktu, kontak pertama saya justru langsung dengan sang pemilik waralaba pak Petrus, tapi belakang waktu saya tahu bahwa ternyata saya berhubungan dengan Nadir, sang penerima waralaba dan pemilik ruko di Utankayu. Kami pun membuat janji bertemu dan saya masih beranggapan akan bertemu dengan pemilik waralaba, Petrus Puspo Sutopo.

Kurang dari satu jam, dan nyaris saja saya tenggelam dalam tidur di kursi makan yang berbentuk sofa tinggi RM Bakmi Mie-Kita, saat bertelepon ria dengan kolega, akhirnya datang juga, Nadir. Walaupun saya sudah tahu, lelaki Arab (ganteng eh... jangan ah nanti GR dan salah tafsir lagi) ini, tapi saya mencoba "melucu" menanyakan nama dirinya, "Dengan pak Petrus?" (emang ada yah orang Arab yang namanya Petrus? Kalo di "sana" ya pastinya ada lah!...Sayangnya saya lupa mematikan HP saya yang masih OL dengan kolega... ih nggak etis buanget deh gue!), "Saya Nadir, pak," jawabnya menerima jabatan tangan perkenalan diri saya. (by the way... aku jadi ingat satu istilah... sampai ke titik nadir... titik terendah di horizon langit... so what's the meaning of Nadir?)


Setelah berkenalan dan berbincang dengan Nadir, lelaki keturunan Arab kelahiran Jeddah 28 tahun lalu ini, ternyata menyenangkan diajak berdiskusi. Menurutnya, dengan berwaralaba Bakmi Mie-Kita setidaknya keinginannya untuk berwiraswasta dan asyik duduk manis di rumah bisa dilakukan. "Tapi biarpun begitu seperti yang ditawarkan oleh franchisor, saya masih kepingin ikut nimbrung sibuk terjun ke bisnis usaha resto bakmi ini," ujarnya serius. Bujangan yang akan merencanakan menikah dengan adik sahabat lamanya pada tahun depan ini menegaskan, justru dirinya memang mau bersibuk-sibuk ria untuk jadi pengusaha yang tahu banyak hal tentang bagaimana memproduksi usaha resto bakmi.

Sebagai gambaran betapa rumit dan sibuknya usaha Bakmi Mie-Kita, jumlah sajian menunya saja hingga seratus lebih. Bisa dibayangkan, bukan bagaimana banyaknya SOP (bukan semacam sop buntut, coy... tapi Standard Operation Procedure - alias Prosedur Operasi Baku) dan beragamnya suplay bahan baku menu masakan. "Wajar saja Mas, kalau masalah product knowledge, sebaiknya ditanyakan langsung kepada pak Petrus... Dia yang lebih paham dengan segala macam menu itu," ujarnya merendah.

Bagi saya bukan itu saja masalahnya, namun yang paling penting adalah bagaimana seh sebenarnya rasa dari bakminya itu sendiri. Apa sama hebat dan lezatnya dengan sang legendaris Bakmi GM? Ah nggak usah kelamaan cerita... Kelanakuliner pun akhirnya mencoba semangkuk porsi Bakmi Komplet yang berisi PG (bukan Partai Golkar, tapi Pangsit Goreng), PR (juga bukan PuRel yang cantik tapi Pangsit Rebus, hehehe), ETM (yang ini juga bukan Etometic Teller Machine - maksa banget kan?- tapi Es Teh Manis). Dan sebagai hasilnya adalah ......................................... (bentar lagi asyik mengingat kenikmatan sensasi makan bakmi..... hmmmm) rasanya tak kalah dengan Bakmi GM (kenapa seh disebut Bakmi Gajah Mada? Emang bakminya segede-gede Gajah Mada... atau emang jaman dulu Gajah Mada doyan bakmi ya? Ahh gak jelas... Tapi konon menurut buku sejarah Indonesia, Bakmi GM dikasih nama seperti itu karena si pedagang bakmi dulu sekali awalnya dagang bareng Gajah Mada.... eh bukan maksudnya dagang di Jalan Gajah Mada... dasar beg*!)

Memang ada idiom di dunia "perbakmian" bahwa jadulbang (jaman dulu banget) patokan makanan bakmi yang enak adalah Bakmi GM, setelah beberapa tahun, muncul lah nama-nama mirip yang juga dikelola oleh warga Cina lainnya seperti Bakmi GK (lagi-lagi bukan Golongan Karya tapi Gang Kelinci). Bakmi GK ini pun juga begitu populer di kalangan masyarakat Jakarta, namun sedikit sekali yang tahu persis, bahwa Bakmi GK menggunakan B2 (alias bukan BlueBand tapi BaBi). lihat tulisan saya yang pertama kali di link kelanakuliner ini.

Kembali ke laptop, eh salah kembali ke pokok bahasan Bakmi Mie-Kita Utan Kayu. Resto Bakmi yang masih dalam pengawasan langsung Petrus (bukan Petrik dan juga bukan Petruk, apalagi Patrick Starfish temannya Spongebob Squarepants). Menurut pengakuan Petrus, usaha waralaba Bakmi Mie-Kita yang dikelolanya ini jelas berbeda dengan usaha waralaba lainnya yang sejenisnya. "Kebanyakan para pemilik waralaba bakmi lainnya itu, setelah mendapatkan uang investasi, maka mereka tidak memberikan yang intens dan berkelanjutan". Itulah sebabnya saya lebih mengutamakan para pelanggan, tambahnya, karena pada akhirnya yang menentukan adalah pasar.

Lelaki humoris yang penuh pengalaman pahit selama hidupnya di masa kecilnya ini menegaskan, bahwa tanggung jawab dirinya tidak berhenti setelah si pemilik modal menyerahkan uangnya membeli merk Bakmi Mie-Kita. "Seumur hidup saya membuka komunikasi, kapanpun mereka butuh saya untuk konsultasi usaha yang telah belasan tahun saya tekuni ini," ungkapnya sambil berpromosi. Kelanakuliner sendiri mengakui bahasa tubuh dan caranya berkomunikasi yang mampu meyakinkan orang lain untuk mau bekerjasama waralaba. Saya jadi ingat film klasik The God Father, dimana ada satu quote populer Marlon Brando dalam film itu, "I'm going to make him an offer he can't refuse."

Lelaki Petrus Puspo Sutopo memang jago bisa meyakinkan para mitra dan koleganya dengan prinsip belajar dari pengalaman, dan yang penting pertama kali adalah skill, kemudian kejujuran, keuletan, baru modal, demikian ungkapnya. Makanya tak heran jika akhirnya ia memilih untuk berwirausaha. dan mengembangkan usahanya dengan konsep waralaba dan kemitraan seperti BO (Business Opportunity). Seiring itu ia juga mempunyai filosofi hidup yang ingin menolong orang. "Dari kecil Saya hidup banyak ditolong orang, maka Saya bercita-cita ingin menolong orang. Baik itu karyawan maupun para pemilik modal," tandas Petrus.

Pada kenyataannya, Petrus membuktikan hal itu dengan seringnya ia meningkatkan pembinaan kinerja kepada para karyawannya yang sering dirolling ke setiap cabang yang berbeda maupun cabang baru. "Saya hanya mau memberikan bantuan tenaga kerja ahli (karyawan) saya yang telah lebih dari 6 bulan pengalamannya bekerja dengan saya, demi mempertahankan kualitas SDM di tiap cabang waralaba lain yang baru dibuka," pungkasnya.

Sekarang ini di Jakarta, setidaknya ada 5 cabang waralaba, mulai dari Salemba, Tebet, Kelapa Gading, Sunrise Garden, juga termasuk Bogor.

Bila Anda tertarik ingin merasakan nikmatnya ratusan pilihan menu Bakmi Mie-Kita, maka bisa langsung kunjungi Bakmi Mie-Kita Jl. Utan Kayu No. 106, Jakarta Timur atau menghubungi telepon
(021) 9704.3*** - 9704.3***
untuk pesan antar lokasi terbatas. Sedangkan pesan antaran radius lebih jauh dikenakan ongkos kirim Rp. 2.500,-

Senin, 04 Oktober 2010

Awali Kesuksesan dengan kebiasaan memberi.....

Menerima sesuatu pemberian orang lain, apakah itu hadiah, sekedar pujian atau sesuatu lainnya pasti sangat menyenangkan. Tidak hanya bagi anak-anak, siapapun Anda, apakah orang tua atau masih muda, apakah orang kaya atau miskin, apakah direktur atau karyawan biasa, pemimpin atau rakyat biasa, tentu merasa senang menerima hadiah atau sesuatu dari orang lain. Apalagi kalau sesuatu itu adalah yang memang kita harapkan dan kita tunggu-tunggu, inilah momen yang paling menyenangkan. Inilah perasaan dari sisi seseorang yang menerima sesuatu pemberian orang lain.


Bagaimana dengan seseorang yang menjadi ?subjek? atau orang yang memberikan sesuatu kepada orang lain ? Perasaan apa yang dirasakannya ? Apa imbalan yang akan didapatkannya ?. Seringkali orang salah mengartikan memberikan sesuatu kemudian berharap segera mendapatkan imbalan dari orang yang diberinya. Ini adalah prinsip yang salah yang dapat menghilangkan nilai dari pemberian itu, karena tidak dilakukan dengan niat keikhlasan hati.


Prinsip kebiasaan memberi dan berbagi sesungguhnya adalah prinsip investasi kepercayaan. Karena prinsip mendahulukan memberi, bukan menunggu dan meminta adalah prinsip melepaskan energi kebaikan dari dalam diri. Ingatlah prinsip aksi min reaksi. Bahwa sebuah aksi akan menciptakan reaksi. Dan prinsip kebiasaan memberi kebaikan akan menghasilkan pula sesuatu kebaikan, yakni berupa meningkatnya investasi energi kepercayaan dari orang lain.


Dalam berbisnis, dalam bekerja sebagai karyawan, dalam berkarya, dalam melakukan berbagai bidang kehidupan, kalau Anda ingin mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan awalilah dengan kebiasaan memberi dan berbagi, bukan menunggu dan meminta. Karena kebiasaan memberi adalah melepaskan energi positif dari dalam diri. Energi ini sesungguhnya tidak pernah hilang dari muka bumi, hanya akan berubah bentuk saja.


Energi positif berupa kebaikan ini akan kembali kepada diri kita dalam jumlah yang berlipat ganda. Bisa saja dalam bentuk yang berbeda-beda, misalnya mendapatkan kebahagiaan hati, kesenangan batin, ketenangan, kemudahan hidup, rejeki, keselamatan atau ditolong orang lain. Inilah prinsip hukum kekekalan energi.

Apa sih yang harus diberikan ?

Apa sih yang harus dibagikan ?
Apakah harus uang, harta atau Perhatian ?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini mungkin terlintas dalam benak Anda.


Banyak hal yang dapat diberikan dan dibagikan kepada orang lain, tidak harus harta dan uang. Berikut ini beberapa hal kecil selain harta dan uang yang dapat dibagikan kepada orang lain sehingga dapat meningkatkan kepercayaan, contohnya:


- Memberikan perhatian yang tulus kepada orang lain
- Memberikan penghargaan kepada orang lain
- Mau mengerti penderitaan dan kesulitan orang lain
- Mau mendengarkan orang lain berbicara
- Menjadikan orang lain merasa penting dihadapan kita
- Memberikan pujian kepada orang lain
- Menolong orang yang memerlukan bantuan
- Berbagi pengalaman dan ilmu pengetahuan
- Mengerti perasaan orang lain
- Dll


Intinya awalilah dengan kebiasaan memberi dan berbagi, bukan menunggu dan meminta. Mengawali dengan kebiasaan memberi sebenarnya adalah mengikuti sifat-sifat mulia Allah SWT yang sudah ?built in? dalam hati kita. Yakni sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim atau Maha Pengasih dan Maha Penyayang.


Inilah prinsip memulai dengan mengucapkan niat ?Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang?. Jadikanlah hal ini sebagai kebiasaan dalam setiap memulai langkah kehidupan dan rasakan efektivitasnya dalam kehidupan Anda.

Franchisee Award Announces Winners

Gerald Thompson owner of the McDonald’s franchise in Manchester and Oldham, was crowned 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year.

One of 16 exceptional finalists, Gerald was praised for the outstanding success of his franchise, alongside his tireless support and dedication to local community projects.

The 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year Award, supported by Express Newspapers, lists the overal winners:

  • Gold award – Gerald Thompson, McDonald’s in Manchester and Oldham
  • Silver award – Frank Sutherland, Autosmart in Aberdeenshire
  • Bronze award – Peter Morrison, Granite Transformations in Cambridge

Gerald commented on winning; “I feel extremely proud to be named the 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year. It’s a great honour and one which I couldn’t have achieved without the great support of my team.”

Alongside his work, Gerald continues to be involved with a number of local youth football teams through sponsorship, contributes to local prison programmes and proactively engages with young people on the streets of Manchester and Oldham; getting involved with activities such as the Midnight Basketball Initiative.

Gerald added: “I’m dedicated to the community activity and not only to help me in my day-to-day job, but because it helps the local community get something more from life. It gives me tremendous satisfaction to see some of the kids I’ve met on the street become respectful and respected individuals, with some becoming valued employees at my restaurants.”

Cathryn Hayes, head of HSBC franchising said: “There were some truly inspirational franchisee nominations this year, so choosing the winners was very challenging. It demonstrates to me that British enterprise is alive and well, even in these tough times.

“All 16 finalists should be very proud of what they have achieved through their endeavour and hard work. On behalf of HSBC, I congratulate each of the winners and look forward to hearing about their continued success.”

Brian Smart, general director of the British Franchise Association (bfa), commented; “The winners of the 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year have excelled in so many ways, and they are a credit to themselves and the franchise industry. They have shown innovation, creativity and a relentless pursuit of excellence, making them all inspirational examples of best practice.

“Gerald is an exceptional individual showing unbelievable character and belief throughout his career and is deserving of the prestigious title, 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year.”

Ben Nealon, classified advertising manager of Express Newspapers, said; “The calibre of franchisees in the UK for this year’s awards was once again tremendous. Every winner has used their initiative and broadened their marketing strategies as part of a successful franchise.

“I’d like to congratulate them all for their dedication to their franchise and wish them every success in the future.”

Gold, silver and bronze award winners were selected from the five regional winners who all demonstrated unique qualities in their field.

Regional winners

London and the South East: Guy Whittaker, Dairy Crest

Scotland: Frank Sutherland, Autosmart

The Midlands: Peter Morrison, Granite Transformations

The North: Gerald Thompson, McDonald’s

The South West and South Wales: Nick Bourne, Cash Generator

Event; Starting an Ethical Business


Clothes storeEcoChic Collection invites entreprenuers to their Ethical Fashion Network, in Hove, East Sussex.

A love of style and a passion for ethical business has driven the creative director of EcoChic Collection, Deborah Miarkowska to launch the first Ethical Fashion Network for the South East.

The first network will be held Monday 20th September 2010, 7.30pm-10pm, hosted by La Fourchette Patisserie, purveyors of fine dining.

The event is open to all ethical businesses and friends to network, collaborate and share creativity.

The evening includes live music, a specialist guest speaker, a chance to appear on local radio and to enjoy a gorgeous venue.

Five lucky ethical businesses who attend will be featured on EcoChic Magazine.

How To Find a Freelancer

Freelancers help business marketingBy OfficeCavalry.com: Office Cavalry is changing the way businesses find and work with freelancers.

They show thier hand by launching a teaser website showing how the portal will ensure freelancers maximise their experience and skills, without reducing their fee potential or quality of service.

The site claims it “will change the way businesses find and work with freelancers”, and provides more information about how the fully deployed site will work.

In the recovering economy, it is predicted that there will be over 10% unemployment in some areas of the UK. One of the ways the government is attempting to reduce these figures is by encouraging self-employment through tax breaks. It is expected that the combination of more demand for flexible workers and these tax breaks will encourage freelancing in the UK.

Andy Turner, co-founder of the site has said, “We really want to demonstrate freelancing as a viable option to more people out of work in the UK, as well as showing current freelancers that there’s an easier way to engage with potential project owners without compromising on value and quality.

"I have considerable experience hiring freelancers, so I understand how complex it can be to source quality individuals. From the other side, I also know how freelancers are desperate not to enter into a Dutch auction, where quality of work is compromised over price."

Turner said, "Freelancers need to know that they will still be acceptably rewarded for their hard work promptly after project completion. Office Cavalry plans to address these issues head-on, providing a new business model that is based on integrity, quality and value”.

The company behind the production and design of the site is the award-winning digital agency Cyber-Duck. Their technical and design team were behind BoonSpace.com - the innovative Web 2.0 service where anyone can send money as a gift, and Hablib.com - the social property portal that allows property owners to manage every element of their property sale online for free.

Sylvain Reiter, development director at Cyber-Duck said, “We were delighted when we won the Office Cavalry project. A problem we come across regularly ourselves is how to find talented freelancers. Office Cavalry has been built from the ground up and is going to utilise an innovative search algorithm and a proprietary review system to ensure the best quality freelancers are found.”

In addition to working on the production and design of the site, Cyber-Duck will be heavily involved in marketing Office Cavalry through Search Engine Optimisation, Facebook advertising, social media marketing and working with a PR agency to support the full launch.

The public BETA version of the site is due to launch in September 2010 and in the build up to the full launch, Office Cavalry will be running a competition where potential freelancers and project owners can win one of 20 prizes, including the innovative iPad and the latest iPhone 4.

14 Year Old Entrepreneur Becomes Millionaire

MoneyFrom Splashnology: A British teen from Corby, Northamptonshire made his first million pounds after starting his business at the age of 14.

Christian Owens lives with his parents, company secretary Alison, 43 and factory worker dad Julian, 50. He got his first computer at the age of seven. Three years later he got a Mac and started to learn web design.

Four years later, aged 14, he started his first company. It was a simple site that some of you may know - Mac Bundle Box. The site sold a Mac OS X app bundle at a discounted price and only for a limited time. The entire bundle was worth over $400, but Christian sold it for about a tenth of that.

A year later he launched advertising pay-per-click company ‘Branchr’, a PPC ad company that distributes ads via websites, iPhone apps, and Android apps, and worked on the business after school and at weekends.

He invests the majority of his earnings back into his businesses and is going to make £100 million with Branchr in the future.

In an interview the young entreprenuer said, "I really wanted to create something groundbreaking and simple, that would revolutionise the way advertising works.

"Mac Box Bundle was already becoming a success but I really wanted to push myself and do something different, so I came up with the idea of Branchr.

"I think everyone has business sense in them, they just need to gain experience and be determined to make it. My friends and I don’t really talk about my success, to them I’m just a normal teenager and it doesn’t change anything between us.

”There is no magical formula to business, it takes hard work, determination and the drive to do something great.”

When talking about the future, Christian says, "My aim is to become a leading name in the world of internet and mobile advertising and push myself right to the top of the game.

"I don’t know where I will be in 10 years time but I won’t leave Branchr until it has reached £100 million."

The Startups 100 list is announced today, identifying the UK’s most innovative

Founders of RateMyPlacement.co.ukFrom Startups 100: The Startups 100 list is announced today, identifying the UK’s most innovative, inspiring and ground-breaking new companies.

Startups 100, selected by the startups.co.uk team, celebrates the 100 most exciting, promising, disruptive new businesses and entrepreneurs shaping the start-up market right now. The list includes BookingBug, RateMyPlacement.co.uk and MyDestinationInfo.com; three enterprising business featured on BusinessWings.

Top of the list is Huddle, one of the most successful tech companies to come out of the UK in years. Founded by Alastair Mitchell and Andy McLouglin, Huddle provides packages of project management and online collaboration software and, while there are many players in this market, has managed to gain a remarkable stronghold both in the UK and the US, securing some impressive blue-chip and public sector clients including Nokia, Panasonic, Kia Motors and the NHS.

Sara Rizk, editor, Startups.co.uk, said: “Huddle was an obvious choice to top this year’s Startups 100 list. In just a few years Alastair and Andy have created a market-leading brand with global reach.

"What these two entrepreneurs have achieved, supported by an enthusiastic, fast-growing team, is proof that world-beating technology companies are not the preserve of Silicon Valley. We’re incredibly proud to have them heading up our list.”

Startups 100 also includes:

• Levi Roots, founder of Reggae, Reggae Sauce
• Bulldog, the male grooming products
• SquidLondon, who developed an umbrella which changes colour in the rain
• tweetdeck, the social networking application
• BrewDog, the independent beer makers
• RentYourRocks.com, which provides online diamond jewellery hire.

“Every single company on our 2010 list has felt the effects of launching during one of the most turbulent economic periods in modern history,” Sara continues.

“For some it has presented unexpected challenges, while others have relished the opportunities the downturn has thrown up. The result is a list of companies and entrepreneurs to be proud of. The Startups 100 is made up of a truly eclectic group of businesses and entrepreneurs."

Sara adds, "On our list, global brands sit alongside one-man bands in what we believe is an accurate reflection of the UK’s colourful, diverse and vibrant start-up community.”

Innovative Technology Business for Sale

Tender Tidings business logoHave you ever wondered what’s going on in your home while you are away?

You’re not alone. US based Nanny cam technology specialists Tender Tidings, Inc. provides parents and individuals with the technology to stay connected.

With real time streaming video Tender Tidings offers full-service solutions allowing families to monitor daily activities at home through real time streaming of video directly to their secure web site.

The video camera can be installed anywhere and comes both Ethernet and wireless enabled to allow the user to place this camera in any location in the home. Parents who must leave the home to work can still be involved in those special moments in life! Tender Tidings, Inc. helps parents watch their youngster take their first steps, learning while they play and have first-hand knowledge about how they spend their day when they are not able to be by their side.

The full-service solution currently includes the high-end wide-range wireless video camera, fully installed by a qualified technician, access to the secure video viewing site, and a number of tools to manage communication with care givers and family.

The technology may be called a Nanny Cam, but can offer peace of mind to many different demographics including wishing to check in on children, elderly family members, or even pets.

Though currently based in San Antonio, Texas with sales across the US this company can be run from home anywhere in the world and is easily relocatable. This is a family-run business established in 2008 and currently offered for sale by the owner, who is also willing to consider a partnership with the right individual!

For more information please visit:

Design by infinityskins.blogspot.com 2007-2008