Tampilkan postingan dengan label bisnis sampingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis sampingan. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2011

Modal Memulai Bisnis: Berani atau Terampil, Mana Lebih Dulu?















Apakah seorang untuk menjadi pengusaha itu harus memiliki keterampilan dulu?”

Saya rasa, ini pertanyaan bagus. Pertanyaan yang sama pernah juga hinggap dibenak saya, yaitu saat saya baru memulai menjadi pengusaha.

Saat pertanyaan ini saya balikkan pada mereka, ternyata sebagian besar mahasiswa mengatakan: “Perlu terampil dulu, baru berani memulai usaha.”

Saya rasa jawaban mereka tidak bisa disalahkan. Mereka cenderung menggunakan logika rasional. Padahal menurut saya, untuk menjadi pengusaha, kita harus berani dulu memulai usaha, baru setelah itu memiliki keterampilan. Bukan sebaliknya, terampil dulu, baru berani memulai usaha.

Sebab, saya melihat di Indonesia, ini sebenarnya banyak sekali pengangguran yang tidak sedikit memiliki keterampilan tertentu. Namun, mereka tidak punya keberanian memulai usaha. Akibatnya, keterampilan yang dimiliki apakah itu diperolehnya saat sekolah atau bekerja sebelumnya, akhirnya banyak yang tidak dimanfaatkan. Itu kan sayang sekali.

Seperti yang saya alami sendiri, saat membuka restoran Padang Sari Raja. Saya katakana pada mereka, bahwa terus terang tidak bisa membuat masakan padang yang enak. Saya penikmat masakan padang. Tetapi saya tidak tahu bumbunya apa saja yang membuat masakan tersebut enak. Saya katakan pada mereka: “Saya bisanya hanya nggodog wedang atau merebus air. “Itu artinya apa? Saya bisa punya usaha restoran, karena saya punya keberanian”.

Begitu juga, saat saya dulu membuka usaha Bimbingan Belajar Primagama. Saya belum pernah mengajar atau menjadi tentor di tempat lain. Bahkan saya belum pernah menjadi karyawan di perusahaan orang lain. Namun, saya memberanikan diri untuk membuka usaha tersebut. Sebab, saya berpendapat, kalau kita tidak punya keterampilan, maka banyak orang lain yang terampil di bidangnya bisa menjadi mitra usaha kita.

Oleh karena itu bagi saya, yang terpenting adalah keberanian dulu membuka usaha. Apapun jenisnya, apapun namanya. Sebab, sesungguhnya, untuk menjadi pengusaha, keterampilan bukan segala-galanya. Tetapi keberanian memulai usaha itulah yang harus kita miliki terlebih dahulu.

Banyak contoh, orang yang sukses menjadi manajer, tapi ternyata belum tentu sukses sebagai entrepreneur. Sebaliknya, seseorang yang di awal memulai usaha tidak memiliki keterampilan majerial, tetapi ia memiliki keberanian memulai usaha, banyak yang ternyata berhasil. Orang jenis terakhir ini selain memiliki keberanian, juga mengembangkan jiwa entrepreneur. Oleh karena itulah saya kira, jiwa entrepreneur harus kita bangun atau kita bentuk sejak awal.

….

seperti diceritakan oleh Purdie E Chandra di:

http://www.purdiechandra.net/jadi-entrepreneur/2009/04/berani-dulu-baru-terampil/

Wirausaha 2011

Salah satu warga di kampungwirausaha memiliki produk kesehatan yang benar-benar bagus hasil produksi dalam negeri terbukti khasiatnya, murah, tanpa resiko, dan repeat order produk yang tinggi.

Kini kita semua juga bisa merasakan khasiat dari produk-produk herbal itu melalui Hawa Sabun Herbal milik salah satu warga kampungwirausaha.

Sifat keagenan terbuka luas, bagi siapapun di seluruh tanah air dapat segera mengambil peluang bisnis baru ini. Bahkan kami memberikan garansi untuk Anda semua yang berminat menjadi agen karena memang produk ini tidak memiliki masa berlaku.

Harga User per batang : Rp 8.000,-

Harga agen per batang : Rp 6.500,- minimum pemesanan 100 batang.

Kunjungi www.sabunherbalku.com untuk informasi lebih lengkap.


Indonesia adalah negara yang begitu kaya tanaman obat berkhasiat. Kekayaan ini pun bahkan tersohor hingga pelosok dunia. Dikaji dari sisi historisnya pun, popularitas khasiat obat herbal telah diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang kita. Namun meski secara historis telah dimanfaatkan sejak lama, secara umum pengetahuan ilmiah tentang karakteristik obat bahan alam masih relatif terbatas. Keterbatasan terhadap pengetahuan ini membutuhkan upaya penelitian lebih mendalam.

Zaman dahulu, nenek moyang kita sering menggunakan bahan alami untuk menjaga kesehatan dan kecantikannya. Mereka meminum jamu racikan yang alami dari tumbuhan herbal untuk menjaga kesehatan. Menggunakan lulur dan masker dari mangir, kunyit, tepung beras, dan buah-buahan untuk menjaga kecantikan kulit.

Ada 21 khasiat dan aroma yang di ramu dan di racik dari ekstrak tumbuhan dan bahan-bahan herbal membuat sabun ini sangat diminati.

1. Lulur : Menghaluskan dan mengangkat Sel kulit Mati

2. Susu : Memutihkan, mencegah flek dan kaki pecah – pecah

3. Pegagan : Mencegah dan mengurangi selulit.

4. Apel : Mencegah kerut dan komedo pada kulit

5. Bengkoang : Memutihkan kulit

6. Coklat : Mengangkat sel kulit mati

7. Ketimun : Mengencangkan dan mengurangi kadar minyak pada kulit

8. Kopi : Membantu menyembuhkan luka

9. Kunyit : Menghilangkan jamur, gatal dan kutu air

10. Madu : Meremajakan kulit dan menghilangkan flek

11. Sereh : Menghilangkan capek, pegal dan gejala rematik

12. Sirih : Menyegarkan dan menghilangkan bau badan

13. Zaitun : Melembabkan dan menghaluskan kulit

14. Wortel : Mencegah kanker kulit

15. The Hijau : Membuat kulit bersinar

16. Lengkuas : Membasmi jamur dan panu pada kulit

17. Anggur : Membantu melarutkan lemak dan melangsingkan tubuh

18. Strawberry : Mengencangkan otot payudara dan kulit

19. Kemangi : Mengharumkan dan merawat organ vital wanita

20. Alpokat : Melembabkan dan merawat kulit

21. Limau : Menghilangkan jerawat

Sifat keagenan terbuka luas, bagi siapapun di seluruh tanah air dapat segera mengambil peluang bisnis baru ini. Bahkan kami memberikan garansi untuk Anda semua yang berminat menjadi agen karena memang produk ini tidak memiliki masa berlaku.

Harga User per batang : Rp 8.000,-

Harga agen per batang : Rp 6.500,- minimum pemesanan 100 batang.

Kunjungi Websitenya untuk info lebih lengkap : www.sabunherbalku.com

Kamis, 28 April 2011

WIRAUSAHA Resep Kue Kering Lebaran

Kue Kering yang satu ini namanya Kue Kering Janhagel. Udah pada tau kan??? Kue kering ini merupakan salah satu kue warisan Oma-oma kita sedari dulu. Klasik dan rasanya pun sangat gurih. Taburan kenarinya bikin rasanya makin mantappp….
Resep BahanKue Kering Janhagel :

  • Tepung terigu protein rendah 250 gram
  • Gula halus 150 gram
  • Margarine forvita 135 gram
  • Roombutter 15 gram
  • Air es 50 ml
  • Kenari 75 gram, sangrai, cincang
  • Kenari 75 gram, sangrai, iris panjang tipis
  • Gula pasir 3 sendok makan
  • Kuning telur 3 butir, kocok

Cara membuat Kue Kering Janhagel :

  1. Campur margarine forvita, roombutter, terigu dan gula halus. Aduk dengan 2 buah pisau hingga berbutir.
  2. Tambahkan kenari cincang dan air es sedikit demi sedikit hingga adonan dapat dipulung.
  3. Ambil loyang persegi berukuran 20x20x4 cm bersemir margarine forvita dan bertabur terigu. Gilas adonan hingga setebal 3 mm. Masukkan adonan dalam loyang sambil ditekan, ratakan.
  4. Olesi permukaan adonan dengan kuning telur hingga rata.
  5. Taburi bagian atasnya dengan kenari dan gula pasir.
  6. Panggang adonan dalam oven bersuhu 150°C hingga setengah matang selama ±15-20 menit.
  7. Keluarkan kue dari oven, kerat kue dengan ukuran 3×6 cm.
  8. Sajikan.

Untuk 600 gram.

Selamat mencoba…

Senin, 18 April 2011

Tips dan Strategi Memulai Bisnis Kue Kering

Biasanya kue kering menjadi makanan favorit dan banyak dicari para konsumen pada saat perayaan hari raya seperti pada saat lebaran. Tradisi makanan wajib yang biasa dihidangkan pada saat lebaran, selain ketupat opor biasanya juga dihidangkan berbagai macam kue kering seperti nastar, kastengel, putri salju, kue sagu, kue lidah kucing, serta aneka macam kue lainnya.

Kebiasaan masyarakat tersebut menyebabkan permintaan akan kue kering mampu meningkat tajam, bahkan hingga 200% dari permintaan pasar pada hari – hari biasa. Tingginya permintaan pasar akan kue kering biasanya dijadikan sebagai peluang untuk meraih untung dari usaha musiman tersebut.

Konsumen

Dengan tingginya permintaan konsumen akan kue kering menjelang lebaran, pelaku usaha kue kering tidak perlu susah – susah mencari konsumen. Karena hampir semua kalangan membutuhkan kue kering, dan tidak semua orang memiliki waktu ataupun kemampuan dalam membuat kue kering. Sehingga mereka lebih memilih membeli kue kering yang banyak ditemukan di pasaran, daripada harus membuatnya sendiri. Disamping konsumen rumahan, permintaan akan kue kering juga datang dari berbagai kantor yang menggunakan kue kering sebagai parsel untuk para karyawannya.

Produk

Walaupun permintaan pasar akan kue kering sangatlah tinggi, namun sebagai pelaku usaha Anda harus tetap memperhatikan kualitas produk kue kering yang Anda produksi. Jika ingin menggunakan bahan tambahan seperti bahan pengawet, bahan pewarna serta bahan pemanis pilihlah bahan yang khusus untuk makanan. Sedangkan untuk pemilihan bahan baku, gunakan bahan – bahan yang berkualitas,dan jangan lupa perhatikan masa kadaluarsa bahan baku yang akan digunakan. Sehingga kue kering yang kita hasilkan aman untuk dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan para konsumen.

Selain kualitas produk, yang harus dipikirkan adalah kemasan produk yang menarik untuk menguatkan minat pada konsumen pada produk yang kita produksi. Karena biasanya hal pertama yang dilihat konsumen adalah tampilan luar atau kemasan produknya. Untuk mempercantik penampilan kue kering yang Anda pasarkan, dapat menggunakan berbagai macam bentuk toples kedap udara atau bisa juga menggunakan toples mika yang ditutup rapat dengan plester transparan. Untuk menambah nilai jual, Anda dapat menambahkan hiasan ataupun mencantumkan merek kue kering yang Anda produksi pada kemasan.

Pemasaran

Tawarkan produk kue kering yang Anda produksi pada rekan kantor ataupun tetangga sekitar rumah Anda. Biasanya mereka akan lebih senang jika ditawari dengan cara memesan, sehingga mereka tidak perlu tenaga dan waktu untuk mencari kue kering di supermarket ataupun toko – toko roti.
Cara yang kedua yaitu tawarkan produk Anda ke toko – toko roti, supermarket, ataupun tempat jasa pembuatan parsel. Pada saat menjelang lebaran, banyak toko dan tempat pembuatan parsel yang menerima stock kue kering dalam jumlah yang cukup besar.
Cara yang ketiga yaitu menggunakan brosur dan katalog untuk menawarkan produk Anda melalui para agen, dengan memberikan imbalan tertentu untuk tiap penjualan.
Cara yang keempat yaitu dengan menggunakan bantuan internet dalam memasarkan produk Anda. Sehingga dapat menjangkau pemasaran yang lebih luas, hingga ke berbagai daerah.
Gunakan merek pada produk Anda, sehingga dapat mengenalkan dan menanamkan citra produk kue kering yang Anda produksi pada pasar.

Analisa Ekonomi

Misal sekali produksi, menghasilkan 200 toples dengan harga jual @ Rp 30.000,00

Modal awal
Oven Rp 3.000.000,00
Mixer Rp 2.000.000,00
10 Loyang @ Rp 30.000,00 Rp 300.000,00
5 Baskom @ 20.000,00 Rp 100.000,00
Kompor gas 1 tungku Rp 200.000,00
Bahan baku Rp 2.000.000,00
Kemasan Rp 1.000.000,00+
Total Rp.8.600.000,00

Pengeluaran
Bahan baku Rp 2.000.000,00
Kemasan Rp 1.000.000,00
Tenaga kerja 2 orang Rp 1.000.000,00
Listrik Rp 100.000,00
Gas elpiji Rp 14.000,00
Transport Rp 150.000,00
Promosi Rp 150.000,00+
Total Rp 4.414.000,00

Omset / produksi
( @ Rp 30.000,00 x 200 toples ) = Rp 6.000.000,00

Laba bersih / produksi
( Rp 6.000.000,00 – Rp 4.414.000,00 ) = Rp 1.586.000,00

Selasa, 22 Maret 2011

Kursus Bengkel Mobil Di Jakarta

Bagi anda yang tertarik untuk membuka usaha bengkel motor, anda bisa ikuti kursus yang diadakan oleh Auto Champion Training Centre (ACTC)-nya mas Dadang.

ACTC ini merupakan pusat pelatihan mekanik motor di Jogja. Meskipun berlokasi di Jogja, banyak siswa yang dari luar Jogja datang mengikuti kursus yang rutin diselenggarakan oleh ACTC ini. Bahkan ada juga yang dari Papua.

Kalau setahu saya sih, usaha bengkel sepeda motor ini insya Allah tidak akan pernah mati. Statistik menunjukkan bahwa pertumbuhan sepeda motor meningkat dari tahun ke tahun.

Penyebabnya beragam. Bisa jadi karena pertumbuhan manusianya yang juga meningkat, atau karena tambah hari tambah bagus model dan teknologi sepeda motor. Sehingga banyak orang yang jadi “ngiler”, walaupun udah punya motor 3 biji.

Back to the topic, intinya setiap orang butuh sepeda motor. Sedangkan kepadatan aktivitas dijalan menuntut agar sepeda motor yang dipakai harus selalu dalam keadaan baik. Mau tidak mau hal tersebut mempengaruhi perkembangan bisnis pelayanan after sales sepeda motor seperti penjualan spare part, modifikasi, asesoris dan tentunya service.

Nah, ACTC ini dapat membantu anda untuk menangkap peluang tersebut. ACTC bisa mentraining anda agar ahli dalam bidang mekanik sepeda motor. ACTC akan memberikan materi pelatihan yang lengkap kepada anda, seperti :

  • Pengenalan motor 2 tak dan 4 tak.
  • Kelistrikan.
  • Trouble shooting.
  • Over haul (turun mesin).
  • Merakit gigi rasio, chasis (shock breaker, rem cakram, porok, ban dan lain-lain).
  • Pengenalan modifikasi (tune up performance).
  • Dan masih banyak lagi kurikulumnya.

Semua materi di atas akan diberikan kepada anda selama sebulan penuh. Setiap hari masuk, kecuali hari libur bersama dan hari minggu. Anda juga dapat memilih sendiri kelasnya :

  • Kelas 1 : Jam 07.00 – 10.00
  • Kelas 2 : Jam 10.30 – 14.00
  • Kelas 3 : Jam 15.30 – 17.00

Object trainingnya juga banyak. Ada Honda Tiger 2000, Suzuki Shogun 125, Yamaha Vega, Yamaha FIZ Modif, Yamaha RX Spesial, Suzuki RC, Honda Supra 125 Modif serta Honda Super Cup. Anda juga berhak mendapatkan fasilitas modul, wear pack trandy, sertifikat, konsultasi bebas setelah lulus serta pada saat kursus, anda dipandu oleh instruktur yang sarat akan pengalaman. Prakteknya 1 motor 1 siswa.

Yang juga perlu anda ketahui, ACTC punya “track record” yang cukup keren. Beberapa “track record” ACTC adalah :

  1. Juara I Lomba Inovasi Bisnis Balai Pemuda dan Olahraga DIY 2009.
  2. Penyelenggara Program Kursus Kewirausahaan Kota dari Dinas Pendidikan Sleman 2009.
  3. Penyelenggara Program Dukungan Lembaga dari Dinas Pendidikan Sleman 2007.
  4. Tester Mekanik untuk Kebutuhan Bengkel.
  5. Pencetak Pengusaha Bengkel dan Mekanik Sepeda Motor.

So, jika anda berminat untuk buka usaha bengkel sepeda motor, anda bisa datang untuk mengikuti kursus mekanik sepeda motor di ACTC. Kalau anda tidak ingin kursus tetapi tetap ingin menangkap peluang bisnisnya, kirim orang kepercayaan atau karyawan anda untuk belajar di ACTC.

Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi saudara Yayak di 081804136175. Semoga bermanfaat…

Selasa, 08 Maret 2011

IKM Cetak 20.000 Wirausaha Baru

Jakarta (Citra Indonesia): Salah satu pilar Indonesia dalam mensiasati pasar tunggal ASEAN khusus IKM. Ditjen IKM siap mencetak 20 ribu wirausahawan baru melalui program pemberdayaan yang terstruktur.

“Bukan hanya memberikan modal lalu dilepas begitu saja. Para IKM harus dimajukan usahanya,” jelas Dirjen IKM Kemenperin, Euis Saedah, di Jakarta (4/3/2011).

“Saya melihatnya tidak sederhana dulu. Indonesia (Perindustrian pada tahun awal 90-an) puny acv tapi kenapa tidak jalan, adalagi pelatihan untuk kewirausahaan ada MT (Motivation Training) koperasi juga mengeluarkan sertifikat kewirausahaan, setelah saya lihat beberapa program kewirausahaan dan berbicara dengan perguruan tinggi, tenyata mereka memiliki incubator sendiri-sendiri dan model kewirausahaan. Saya melihat kewirausahaan itu harus by disain, tambahnya.

Berikut langkah-langkah yang harus di tempuh dalam menciptakan wirausahwan yang tangguh. Kewirausahaan itu harus selektif seperti di Jepang, tidak bisa untuk siapa saja, oleh karena itu kewirausahaan itu yang bener, harus dimulai dari rekruitment dan penyaringan, harus di bedakan program untuk lulusan SLTA dan Perguruan Tinggi (PT),” jelasnya.

Rekrument, berikan pelatihan, setelah dikasih ilmu kemudian mereka magang sebulan atau dua bulan, setelah itu kasih ilmu lagi, ilmu lanjutan setelah tahapan tersebut barulah masuk ke tahapan incubator. Rata-rata di beberapa tempat selama 6 bulan diseleksi, misalnya yang tadi 30 mungkin yang terseleksi 10 orang yang sungguh berminat. Makanya setelah melalui tahapan ini di seleksi lagi masih dalam incubator bisa di perguruan tinggi, bisa dibalai-balai besar yang memiliki incubator kita titipkan disana.

Lalu mereka membuat bisnis plan (on desk- mencari peluang secara detail apa saja yang diperlukan dalam usahanya). Dalam proses in tetap ada pengawalan memalui bagi tugas karena kita akan mengandeng UKM, Perdagangan, dan BPPT idealnya.

Setelah minatnya bulat baru start up bisnis, betul-betul bottel neck. Lalu diambil 5 terbaik yang akan mengarah kepada wirausaha yang beneran.

“Dari 4 tadi akan tercipta 20 wirausahawan dan kita kawal dengan meminta bantuan ahlinya. Nanti jika seperti itu kita juga PD minta lembaga keuangan,”.

“Tolong dibantu biayanya, baru diberikan modal untuk membuka usaha. Ini juga dalam perjalanannya harus dikawal tidak bisa dilepas begitu saja, pengawalan bisa oleh tim tadi atau oleh sindan atau UPL memiliki 460 sindan mengawal incubator ini. Biaya konsultan di tanggung IKM. Itu baru relativ, jadi lah ketimbang kita lepas begitu saja,” imbuhnya.

Itu untuk kewirausahaan yang terstruktur. Yang karier. Jadi dia (IKM) juga memiliki sertifikat kewirausahaan industri. Dan jangan lupa harus ada lembaga yang mengkontrol ini. “Baru lah target 20 ribu wirausahawan dapat terlaksanan,” Euis Mengakhiri perbincangan. (iskandar)

Kamis, 20 Januari 2011

Dalam Kesusahan Selalu ada Jalan Keluar

Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku, menurut Kartini Kartono motivasi menjadi dorongan (driving force) terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu.

Pernahkan kita mengalami seperti masuk ke dalam sebuah jalan buntu. Bingung mau melakukan apa? Bingung kemana arah langkah kita selanjutnya? Saya pernah mengalami dan ternyata banyak orang lain pun yang mengalami hal sama. Jika Anda pernah mengalami, bahkan sedang mengalami, dan kemungkinan akan mengalami suatu saat, tenang saja. Anda tidak sendiri.
Kemudian bagaimana mengatasinya?

a. Tenang saja, jangan panik. Meskipun buru-buru, dengan panik justru akan memperburuk keadaan.

b. Berdo'alah dengan seyakin-yakinnya untuk meminta solusi kepada Allah.

c. Berikhtiarlah sedapat mungkin untuk menjemput solusi yang sudah kita minta kepada Allah.
Jika kita serius mencari solusi, jangan mengatakan 'tapi' saat ada solusi. Meskipun solusi tersebut terlihat tidak mungkin. Cobalah untuk berpikir terbuka, sebab seringkali bukan tidak ada solusi, tetapi orang sering menutup pikirannya untuk solusi. Daripada mengatakan 'tapi', tanyakan saja, 'Bagaimana caranya?'. Bisa jadi apa yang sebelumnya terlihat mustahil, berubah menjadi hal mudah setelah tahu caranya.

Di dalam kesusahan pasti ada yang namanya kemudahan dengan catatan kita memiliki niat dan bekerja keras untuk melakukan perubahan.Dunia ini Fana, selalu ada 2 kecenderungan yang berpasangan dan terjadi silih berganti. Kita manusia hanya menjalani kehidupan dan berusaha menjadi yang terbaik. Yakinlah bahwa Tuhan akan memberi kita semua ujian dan masalah yang mampu kita selesaikan, agar kita kuat menjalani hidup ini, tetap semangat berjuang, hubungkan aktivitas hidu dan kehidupan dengan koherensinya dengan spritualitas.

Kunci dalam Menjalani Hidup

Bahagia yaitu kata yang mencerminkan suatu keadaan seseorang yang hatinya sedang baik. Bahagia bisa membuat hidup kita menjadi lebih indah dan lebih bermakna. Tugas kita adalah menjaga kebahagiaan itu sendiri.

Bahagia bisa kita dapatkan dengan berusaha yaitu dengan berbuat kebaikan kepada teman bahkan orang yang kita tidak suka,dengan berbuat baik kepada semua orang kebahagiaan tersendiri langsung muncul dan akan membuat hari-hari kita lebih baik.Jadi kalau ingin menjalani hidup lebih baik,hanya satu kuncinya yaitu BERBUAT BAIK,hanya itu yang bisa dilakukan agar kita dapat merasakan kebahagiaan dan membuat hari lebih indah.

Dizaman sekarang adalah zaman dimana orang-orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Ada sebagian orang yang semakin kaya dan ada juga yang semakin miskin. Kehidupan pun semakin lama semakin susah, apa-apa serba mahal, untuk makan pun kalau tidak berusaha keras kita tidak bisa mendapatkan makanan, kesehatan yang mahal, pendukung belajar yang mahal,dan masih banyak lagi yang harus dituntaskan. Apabila kita tidak bisa menjalani hidup ini apa adanya kita bisa terlindas oleh waktu bahkan zaman. Semua yang kita telah lakukan hanya satu kuncinya dapat menerima hidup ini apa adanya. Jangan paksakan kita untuk melihat hidup orang lain, orang beli kendaraan baru, orang beli barang baru kita mencurigainya, kita juga dihadapkan dengan kondis ingin membelinya tanpa kita sadari kita tidak mampu untuk membelinya. Tampilah apa adanya diri kita. Jangan minder dengan apa yang kita terima dan bersyukurlah atas semua itu. Menerima hidup apa adanya mungkin terasa berat, banyak godaan yang sebetulnya wajar dialami manusia tetapi disitulah ujian kita untuk dapat menghindari dari iri hati kepada orang lain.

Semua itu memang sudah ditentukan oleh yang diatas sekarang tugas kita berusaha semaksimalnya dan raihlah apa yang kita impikan namun apabila impian kta belum dapat terlakasana dalam waktu-waktu dekat ini janganlah anda kecil hati,iri hati,minder kepada orang lain, anggaplah mungkin saat ini belum waktu yang pas untuk kita dapat menerimanya,dan tidak menutup kemungkinan suatu saat kita akan mendapatkan apa yang kita cita-citakan atau yang kita impikan.
Satu kata yang harus diingat "menerima hidup ini apa adanya", dan berusahalah sebainya. Maka kita dapat meraih cita-cita kita dan jangan kecewa apabila kita belum mendapatkannya, ingat belum bukan tidak. Do the best all^^

Minggu, 26 Desember 2010

Bisnis Modal Kecil: Warnet CDMA, Murah Meriah dan Sederhana

Siapa bilang usaha Warnet butuh MODAL BESAR??
Seorang warga kampung wirausaha telah membuktikannya. Saudara kita -Lilik TJ- telah memberikan komentar yang sangat bagus di salah satu postingan blog ini, dan kami memilih komentar ini sebagai komentar terbaik bulan ini, dan komentar yang pantas untuk diposting di sini agar lebih banyak manfaatnya. Mari kita simak penuturannya:

Numpang sharing ide….usaha warnet CDMA/GSM
Setelah membaca beberapa artikel di blog ini saya juga jadi kepingin sharing ide sama temen-teman barangkali ada manfaatnya…. (jelas bermanfaat,..itulah gunanya blog ini!-Red)

Buat temen-temen yang masih bingung mau usaha apa dengan modal yang pas-pasan seperti saya, mungkin pengalaman saya ini bisa di jadikan referensi atau apalah namanya. Oke langsung aja, ya?

Idenya sih mungkin bukan ide baru tapi gak ada salahnya di coba. Sederhana, cuman buka usaha warnet.

Mungkin anda akan berpikir, “Wah kalau buka warnet modalnya mesti gede dong! Puluhan juta paling nggak.”
Eits, tunggu dulu tidak harus puluhan juta untuk bisa buka warnet ini. Memang iya sih kalo warnet yang standar (seperti yang banyak disekitar kita, modalnya) bisa sampe puluhan bahkan ratusan juta.

Tapi saya memulai usaha warnet saya hanya dengan modal 5 juta!! Iya 5 Juta rupiah!!
Bagaimana dengan uang 5 juta bisa buka warnet?

Begini caranya:
Uang 5 juta tersebut saya belikan 4 buah komputer pentium 4 dengan mainbord baru, RAM baru, biar awet. Jadi, mesinnya baru lainya itu second semua. Monitor, casing, second semua. Trus, setiap komputer saya kasih modem CDMA.
Kenapa saya pilih modem CDMA? Karena biaya unlimited-nya paling murah dan kebetulan di tempat saya yang ada sinyalnya cuman flexy. Ada juga sih GSM, cuma kan biaya unlimited internet-nya mahal. Jadi saya pilih pake flexy dan ternyata kecepatanya juga lumayan. Bukan promosi flexy lho, tapi karena yang ada sinyalnya (di daerah saya) cuman flexy. Ya mau gak mau saya pake itu. Maklum saya hidup di daerah pedesaan ..alias wong ndeso hehehehe…..

Untuk menghemat biaya lagi, warnet saya buat lesehan. Sehingga tidak perlu biaya untuk beli meja dan kursi. Sengaja tidak saya sekat atau dinding pembatas, karena user-usernya kebanyakan anak-anak. Lebih mudah untuk mengawasi. Selain itu, saya juga menghindari penggunaan internet untuk hal-hal negatif seperti pornografi dan lainya. Karena saya pribadi ingin warnet saya -selain untuk mencari uang- juga bisa buat belajar anak-anak dan tetangga di sekitar. Sehingga, meskipun orang desa, tidak gaptek dan tidak ketinggalan informasi.

Saya juga tidak mematok tarif yang mahal. Dengan 2500 rupiah user sudah bisa mengakses internet selama 1 jam, dan alhamdulillah mulai dari saya buka bulan Juli (2010) kemarin sampe sekarang tidak pernah sepi user. Kebetulan tempat saya deket dengan sekolahan MTSN dan MAN.

Seperti kata pengarang buku The Power of Kepepet (Jaya Setyabudi), untuk memulai usaha tidak perlu menunggu kondisi yang ideal atau sempurna, yang penting kita berani memulai dan mewujudkanya. Jadi, buat temen-temen yg suka otak atik komputer mungkin ide ini bisa di coba dan semoga bermanfaat …..

Lilik TJ (email:

Siapa bilang usaha Warnet butuh MODAL BESAR??

Seorang warga kampung wirausaha telah membuktikannya. Saudara kita Lilik TJ telah memberikan komentar yang sangat bagus disalah satu postingan blog ini, dan kami memilih komentar ini sebagai komentar terbaik bulan ini, dan komentar yang pantas untuk diposting di sini agar lebih banyak manfaatnya. Mari kita simak penuturannya:

Numpang sharing ide….usaha warnet CDMA/GSM

Setelah membaca beberapa artikel di blog ini saya juga jadi kepingin sharing ide sama temen-teman barangkali ada manfaatnya…. (jelas bermanfaat,..itulah gunanya blog ini!)

Buat temen-temen yang masih bingung mau usaha apa dengan modal yang pas-pasan seperti saya, mungkin pengalaman saya ini bisa di jadikan referensi atau apalah namanya.Oke langsung aja, ya?

Idenya sih mungkin bukan ide baru tapi gak ada salahnya di coba. Sederhana, cuman buka usaha warnet. Mungkin anda akan berpikir, “Wah kalau buka warnet modalnya mesti gede dong! Puluhan juta paling nggak.”

Eits, tunggu dulu tidak harus puluhan juta untuk bisa buka warnet ini. Memang iya sih kalo warnet yang standar (seperti yang banyak disekitar kita, modalnya) bisa sampe puluhan bahkan ratusan juta. Tapi saya memulai usaha warnet saya hanya dengan modal 5 juta!! Iya 5 Juta rupiah!!

Bagaimana dengan uang 5 juta bisa buka warnet?

Begini caranya:

Uang 5 juta tersebut saya belikan 4 buah komputer pentium 4 dengan mainbord baru, RAM baru, biar awet. Jadi, mesinnya baru lainya itu second semua. Monitor, casing, second semua. Trus, setiap komputer saya kasih modem CDMA.

Kenapa saya pilih modem CDMA? Karena biaya unlimited-nya paling murah dan kebetulan di tempat saya yang ada sinyalnya cuman flexy. Ada juga sih GSM, cuma kan biaya unlimited internet-nya mahal. Jadi saya pilih pake flexy dan ternyata kecepatanya juga lumayan. Bukan promosi flexy lho, tapi karena yang ada sinyalnya (di daerah saya) cuman flexy. Ya mau gak mau saya pake itu. Maklum saya hidup di daerah pedesaan ..alias wong ndeso hehehehe…..

Untuk menghemat biaya lagi, warnet saya buat lesehan. Sehingga tidak perlu biaya untuk beli meja dan kursi. Sengaja tidak saya sekat atau dinding pembatas, karena user-usernya kebanyakan anak-anak. Lebih mudah untuk mengawasi. Selain itu, saya juga menghindari penggunaan internet untuk hal-hal negatif seperti pornografi dan lainya. Karena saya pribadi ingin warnet saya -selain untuk mencari uang- juga bisa buat belajar anak-anak dan tetangga di sekitar. Sehingga, meskipun orang desa, tidak gaptek dan tidak ketinggalan informasi.

Saya juga tidak mematok tarif yang mahal. Dengan 2500 rupiah user sudah bisa mengakses internet selama 1 jam, dan alhamdulillah mulai dari saya buka bulan Juli (2010) kemarin sampe sekarang tidak pernah sepi user. Kebetulan tempat saya deket dengan sekolahan MTSN dan MAN.

Seperti kata pengarang buku The Power of Kepepet (Jaya Setyabudi), untuk memulai usaha tidak perlu menunggu kondisi yang ideal atau sempurna, yang penting kita berani memulai dan mewujudkanya. Jadi, buat temen-temen yg suka otak atik komputer mungkin ide ini bisa di coba dan semoga bermanfaat …..

Minggu, 21 November 2010

BISNIS PALING MENGUNTU NGKAN SAAT INI

Peluang Usaha Jamur, Budidaya Jamur Sak Jam-jame Makmur ( Setiap Jam Makmur)

Peluang usaha agroindustri jamur digambarkan oleh seorang pengusaha jamur dengan slogan setiap jam makmur. Slogan jamur ini mengacu pada proses panen jamur tiram yang dilakukan setiap hari dan untuk harga pasar saat ini memang sangat menjanjikan. 1 kg jamur tiram basah dipasaran sampai Rp.12 ribu padahal hanya dengan modal 3 juta setiap hari panen bisa mencapai 50 kg (pengalaman teman) artinya Rp. 600 ribu ditangan. weleh2

gambar jamur tiram

Pada posting ini saya tidak akan membahas contoh studi kelayakan usaha jamur saya akan bahas pada kesempatan berikutnya. saya hanya sedikit memberikan ide peluang usaha jamur yang tentu berbeda dengan peluang usaha makanan yang saya posting sebelumnya. Dari berbagai macam peluang agroindustri jamur anda bisa menekuni peluang usaha jamur tiram, peluang usaha jamur kuping atau jamur lingzi ketiganya merupakan jamur edibel ( jamur kayu ) yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Saya lebih suka menyebut budidya jamur ini sebagai usaha sampingan modal kecil, kenapa demikian? budidaya jamur tidak perlu modal besar dan tidak memerlukan waktu banyak untuk mengurusnya:) ok saya akan membahas lebih lancut saya coba lebih lengkap dengan contoh proposal nya.

PELUANG USAHA KECIL PALING PROSPEKTIF

Dari hasil survey sebenernya sudah sedikit memberikan gambaran tentang bisnis apa yang menjadi fokus cukup banyak. baik kita akan bahas secara singkat bisnis apa yang patut kita coba

Peluang usaha makanan dan minuman

Usaha makanan akan tetap menjadi primadona di tahun 2010, eskalasi kesibukan yang terus meningkat membuat kebutuhan makanan terutam yang berkonsep cepat saji akan terus berkebang. Selain itu minuman juga tidak kalah prospek, kenaikan suhu udara akibat pemanasan global akan menjadikan tingkat konsumsi air meningkat.

Peluang usaha rumahan modal kecil dengan bisnis online
Yang satu ini menjadi fokus saya, alasamya simple penetrasi pengguna internet di Indonesia yang semakin meningkat apalagi didukung harag akses yang semakin murah menjadikan pasar bisnis online terus meningkat. Diprediksi pada tahun 2010 akan terjadi peningkatan belanja iklan online. Bisnis onle tidak melulu bermain ppc, paid review, jual link atau afiliasi anda juga bisa menggunakn media online untuk membuat toko online, solusi murah hasil melimpah

Peluang usaha agroindustri
Masih ingat istilah back to nature? kesadaran akan pentingnya kesehatan dengan mengkonsumsi produk agro yang nirkimia menjadi prospek tersendiri. Saya sendiri sangat tertarik dengan usaha jamur

Peluang usaha ritel
Penetrasi ritel akan semakin meningkat pada tahun 2010, fenomena ini akan terjadi mengigta tingkat konsumsi kebutuhan daily need masyarakat indonesia semakin meningkat, memang pemain2 besar banyak yang bersaing tetapi bukan berarti kita tidak bisa ikut menikmati lezatnya bisnis ritel. Kita bisa mengabil segmen ritel yang gak bisa diambil oleh peritel besar seperti agen aqua dan gas keliling dengan konsep modern.Sebuah survey dari Nielsen menyebutkan bahwa penetrasi gerai ritel modern bisnis makanan di Indonesia sebanyak 52 unit untuk satu juta penduduk tempat teratas di duduki Korea Selatan dengan penetrasi 504 unit untuk satu juta penduduk. Negeri Tiongkok masih berada satu tingkat di atas Indonesia dengan penetrasi gerai sebanyak 74 unit untuk satu juta penduduk.

Peluang usaha toko produk tradisional
Khusus untuk segmen ini saya memilih batik sebagai andalan. Pengakuan Dunia bahwa batik adalah produk asli indonesia menyebabkan tingkat penggunaan baju berbahan batik meningkat. Ketertarikan konsemen modern kepada hal2 yang berbau tradisi juga memberikan pasar yang besar

Ada beberapa peluang bisnis lain yang kita bisa coba diantaranya peluang bisnis yang terkait dengan teknologi inovasi dari yang paling sederhana sampai yang canggih seperti usaha pengaman gas atau kemasan sampai pada internet, hp dll, ada yang ingin menambahkan?Selamat dan mari menjadi pengusah indonesia

Senin, 04 Oktober 2010

Awali Kesuksesan dengan kebiasaan memberi.....

Menerima sesuatu pemberian orang lain, apakah itu hadiah, sekedar pujian atau sesuatu lainnya pasti sangat menyenangkan. Tidak hanya bagi anak-anak, siapapun Anda, apakah orang tua atau masih muda, apakah orang kaya atau miskin, apakah direktur atau karyawan biasa, pemimpin atau rakyat biasa, tentu merasa senang menerima hadiah atau sesuatu dari orang lain. Apalagi kalau sesuatu itu adalah yang memang kita harapkan dan kita tunggu-tunggu, inilah momen yang paling menyenangkan. Inilah perasaan dari sisi seseorang yang menerima sesuatu pemberian orang lain.


Bagaimana dengan seseorang yang menjadi ?subjek? atau orang yang memberikan sesuatu kepada orang lain ? Perasaan apa yang dirasakannya ? Apa imbalan yang akan didapatkannya ?. Seringkali orang salah mengartikan memberikan sesuatu kemudian berharap segera mendapatkan imbalan dari orang yang diberinya. Ini adalah prinsip yang salah yang dapat menghilangkan nilai dari pemberian itu, karena tidak dilakukan dengan niat keikhlasan hati.


Prinsip kebiasaan memberi dan berbagi sesungguhnya adalah prinsip investasi kepercayaan. Karena prinsip mendahulukan memberi, bukan menunggu dan meminta adalah prinsip melepaskan energi kebaikan dari dalam diri. Ingatlah prinsip aksi min reaksi. Bahwa sebuah aksi akan menciptakan reaksi. Dan prinsip kebiasaan memberi kebaikan akan menghasilkan pula sesuatu kebaikan, yakni berupa meningkatnya investasi energi kepercayaan dari orang lain.


Dalam berbisnis, dalam bekerja sebagai karyawan, dalam berkarya, dalam melakukan berbagai bidang kehidupan, kalau Anda ingin mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan awalilah dengan kebiasaan memberi dan berbagi, bukan menunggu dan meminta. Karena kebiasaan memberi adalah melepaskan energi positif dari dalam diri. Energi ini sesungguhnya tidak pernah hilang dari muka bumi, hanya akan berubah bentuk saja.


Energi positif berupa kebaikan ini akan kembali kepada diri kita dalam jumlah yang berlipat ganda. Bisa saja dalam bentuk yang berbeda-beda, misalnya mendapatkan kebahagiaan hati, kesenangan batin, ketenangan, kemudahan hidup, rejeki, keselamatan atau ditolong orang lain. Inilah prinsip hukum kekekalan energi.

Apa sih yang harus diberikan ?

Apa sih yang harus dibagikan ?
Apakah harus uang, harta atau Perhatian ?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini mungkin terlintas dalam benak Anda.


Banyak hal yang dapat diberikan dan dibagikan kepada orang lain, tidak harus harta dan uang. Berikut ini beberapa hal kecil selain harta dan uang yang dapat dibagikan kepada orang lain sehingga dapat meningkatkan kepercayaan, contohnya:


- Memberikan perhatian yang tulus kepada orang lain
- Memberikan penghargaan kepada orang lain
- Mau mengerti penderitaan dan kesulitan orang lain
- Mau mendengarkan orang lain berbicara
- Menjadikan orang lain merasa penting dihadapan kita
- Memberikan pujian kepada orang lain
- Menolong orang yang memerlukan bantuan
- Berbagi pengalaman dan ilmu pengetahuan
- Mengerti perasaan orang lain
- Dll


Intinya awalilah dengan kebiasaan memberi dan berbagi, bukan menunggu dan meminta. Mengawali dengan kebiasaan memberi sebenarnya adalah mengikuti sifat-sifat mulia Allah SWT yang sudah ?built in? dalam hati kita. Yakni sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim atau Maha Pengasih dan Maha Penyayang.


Inilah prinsip memulai dengan mengucapkan niat ?Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang?. Jadikanlah hal ini sebagai kebiasaan dalam setiap memulai langkah kehidupan dan rasakan efektivitasnya dalam kehidupan Anda.

Franchisee Award Announces Winners

Gerald Thompson owner of the McDonald’s franchise in Manchester and Oldham, was crowned 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year.

One of 16 exceptional finalists, Gerald was praised for the outstanding success of his franchise, alongside his tireless support and dedication to local community projects.

The 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year Award, supported by Express Newspapers, lists the overal winners:

  • Gold award – Gerald Thompson, McDonald’s in Manchester and Oldham
  • Silver award – Frank Sutherland, Autosmart in Aberdeenshire
  • Bronze award – Peter Morrison, Granite Transformations in Cambridge

Gerald commented on winning; “I feel extremely proud to be named the 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year. It’s a great honour and one which I couldn’t have achieved without the great support of my team.”

Alongside his work, Gerald continues to be involved with a number of local youth football teams through sponsorship, contributes to local prison programmes and proactively engages with young people on the streets of Manchester and Oldham; getting involved with activities such as the Midnight Basketball Initiative.

Gerald added: “I’m dedicated to the community activity and not only to help me in my day-to-day job, but because it helps the local community get something more from life. It gives me tremendous satisfaction to see some of the kids I’ve met on the street become respectful and respected individuals, with some becoming valued employees at my restaurants.”

Cathryn Hayes, head of HSBC franchising said: “There were some truly inspirational franchisee nominations this year, so choosing the winners was very challenging. It demonstrates to me that British enterprise is alive and well, even in these tough times.

“All 16 finalists should be very proud of what they have achieved through their endeavour and hard work. On behalf of HSBC, I congratulate each of the winners and look forward to hearing about their continued success.”

Brian Smart, general director of the British Franchise Association (bfa), commented; “The winners of the 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year have excelled in so many ways, and they are a credit to themselves and the franchise industry. They have shown innovation, creativity and a relentless pursuit of excellence, making them all inspirational examples of best practice.

“Gerald is an exceptional individual showing unbelievable character and belief throughout his career and is deserving of the prestigious title, 2010 bfa HSBC Franchisee of the Year.”

Ben Nealon, classified advertising manager of Express Newspapers, said; “The calibre of franchisees in the UK for this year’s awards was once again tremendous. Every winner has used their initiative and broadened their marketing strategies as part of a successful franchise.

“I’d like to congratulate them all for their dedication to their franchise and wish them every success in the future.”

Gold, silver and bronze award winners were selected from the five regional winners who all demonstrated unique qualities in their field.

Regional winners

London and the South East: Guy Whittaker, Dairy Crest

Scotland: Frank Sutherland, Autosmart

The Midlands: Peter Morrison, Granite Transformations

The North: Gerald Thompson, McDonald’s

The South West and South Wales: Nick Bourne, Cash Generator

Event; Starting an Ethical Business


Clothes storeEcoChic Collection invites entreprenuers to their Ethical Fashion Network, in Hove, East Sussex.

A love of style and a passion for ethical business has driven the creative director of EcoChic Collection, Deborah Miarkowska to launch the first Ethical Fashion Network for the South East.

The first network will be held Monday 20th September 2010, 7.30pm-10pm, hosted by La Fourchette Patisserie, purveyors of fine dining.

The event is open to all ethical businesses and friends to network, collaborate and share creativity.

The evening includes live music, a specialist guest speaker, a chance to appear on local radio and to enjoy a gorgeous venue.

Five lucky ethical businesses who attend will be featured on EcoChic Magazine.

How To Find a Freelancer

Freelancers help business marketingBy OfficeCavalry.com: Office Cavalry is changing the way businesses find and work with freelancers.

They show thier hand by launching a teaser website showing how the portal will ensure freelancers maximise their experience and skills, without reducing their fee potential or quality of service.

The site claims it “will change the way businesses find and work with freelancers”, and provides more information about how the fully deployed site will work.

In the recovering economy, it is predicted that there will be over 10% unemployment in some areas of the UK. One of the ways the government is attempting to reduce these figures is by encouraging self-employment through tax breaks. It is expected that the combination of more demand for flexible workers and these tax breaks will encourage freelancing in the UK.

Andy Turner, co-founder of the site has said, “We really want to demonstrate freelancing as a viable option to more people out of work in the UK, as well as showing current freelancers that there’s an easier way to engage with potential project owners without compromising on value and quality.

"I have considerable experience hiring freelancers, so I understand how complex it can be to source quality individuals. From the other side, I also know how freelancers are desperate not to enter into a Dutch auction, where quality of work is compromised over price."

Turner said, "Freelancers need to know that they will still be acceptably rewarded for their hard work promptly after project completion. Office Cavalry plans to address these issues head-on, providing a new business model that is based on integrity, quality and value”.

The company behind the production and design of the site is the award-winning digital agency Cyber-Duck. Their technical and design team were behind BoonSpace.com - the innovative Web 2.0 service where anyone can send money as a gift, and Hablib.com - the social property portal that allows property owners to manage every element of their property sale online for free.

Sylvain Reiter, development director at Cyber-Duck said, “We were delighted when we won the Office Cavalry project. A problem we come across regularly ourselves is how to find talented freelancers. Office Cavalry has been built from the ground up and is going to utilise an innovative search algorithm and a proprietary review system to ensure the best quality freelancers are found.”

In addition to working on the production and design of the site, Cyber-Duck will be heavily involved in marketing Office Cavalry through Search Engine Optimisation, Facebook advertising, social media marketing and working with a PR agency to support the full launch.

The public BETA version of the site is due to launch in September 2010 and in the build up to the full launch, Office Cavalry will be running a competition where potential freelancers and project owners can win one of 20 prizes, including the innovative iPad and the latest iPhone 4.

Franchise Award Announces Finalists

Clapping, franchisee awardsA shortlist of 16 franchisees from across the UK have been drawn up for the prestigious bfa HSBC Franchisee of the Year Awards 2010.

Operating in sectors as diverse as automotive, fast food, home improvement and lettings, the finalists encapsulate the best qualities in franchising.

They will now pitch to the bfa judging panel of Sir Bernard Ingham, president of the bfa, Brian Smart, general director of the bfa, Cathryn Hayes, HSBC’s head of franchising, Paul Monaghan, director of The Franchise Development Centre and Hannah Poulton, associate of the Franchise Team.

Franchisees shortlisted – in alphabetical order by region - are as follows:

1) London & the South East

Wayne Mearns, Belvoir Lettings, Southend-on-Sea & Basildon
Guy Whittaker, Dairy Crest, Guildford
Peter Sullivan, McDonald’s, London


2) Scotland

George Stewart, Apollo Blinds, Hamilton
Frank Sutherland, Autosmart, Aberdeenshire
Stephen McMurray, Signs Express, Falkirk


3) The Midlands

Chris Bird, Autosmart, Stoke-on-Trent
Peter Morrison, Granite Transformation, Cambridge
Glyn Pashley, McDonald’s, Coventry


4) The North

Pamela Schure & Colin Belton, Belvoir Lettings, West Cumbria
Andy & Vicky Thompson, Card Connection, Gateshead
Catharine & Mike Chalton, Home Instead Senior Care, Wirral
Gerald Thompson, McDonald’s, Manchester & Oldham


5) The South West and South Wales

Nick Bourne, Cash Generator, Weymouth
Andy & Shelley Stewart, Dream Doors, Dorset & Taunton
Claire Lamputt, LighterLife, Bridgend


Once the 16 finalists have presented to the bfa panel the five regional winners will be chosen to compete for the coveted UK bfa HSBC Franchisee of the Year Award 2010.

All the winners will be announced at a gala awards dinner at The NEC Birmingham on 30th September.
Cathryn Hayes, HSBC’s head of franchising, said: “We have seen some truly inspirational franchisees through the nominations again this year and it just goes to show that British entrepreneurialism is most definitely alive and well – despite the recent challenges brought by the economic conditions.

“As a leading bank working with franchisees across the UK, we’ve seen innovation and revolutionary business problem solving as a very positive theme. This has been reflected in the bfa HSBC Franchisee of the Year Award 2010 nominations, and the final fifteen are a real credit to the franchise industry.
“We are very much looking forward to meeting the individuals behind some of the best franchises in the UK as part of the final judging stage.”

Ben Nealon, classified advertising manager from awards support, Express Newspapers, said: “The calibre of franchisees in the UK for this year’s awards is once again tremendous. Many are utilising the brand activity being undertaken by the franchisor, however many are also working hard to build local awareness as part of growing the business through difficult economic conditions.

“It’s very pleasing to see some of these tactics coming through in the finalists, demonstrating how important local awareness is for business success.”

Brian Smart, director general, bfa, concluded: “Having a strong and supportive franchisor is clearly important however it is the drive and entrepreneurial spirit of the franchisee which can be the difference between a good and an exceptional business. This year’s nominations for the bfa HSBC Franchisee of the Year Awards highlight the qualities needed to succeed, demonstrating innovation, creativity and the will to be as good as they possibly can and therefore all should be congratulated.

“We have a very strong finalist line-up going into the face-to-face judging stage and although the decisions will be tough, we’re looking forward to awarding the UK’s best franchisees who really have excelled this year.”

10 Tips for Starting a Business That Will Succeed

Happy business womanBy About.com: Small business expert, Susan Ward, offers some great advice on starting a business and how to ensure it's a success.

Following the advice below will make starting a business a smoother, less stressful process and go a long way towards ensuring the business you start lasts and thrives.

1) Do what you love

You're going to devote a lot of time and energy to starting a business and building it into a successful enterprise, so it's really important that you truly enjoy what you do, whether it be running fishing charters, creating pottery or providing financial advice.

2) Start your business while you're still employed

How long can most people live without money? Not long. And it may be a long time before your new business actually makes any profits. Being employed while you're starting a business means money in your pocket while you're going through the starting a business process.

3) Don't do it alone

You need a support system while you're starting a business - and afterwards. A family member or friend that you can bounce ideas off and who will listen sympathetically to the latest business start up crisis is invaluable.

Even better, find a mentor or, if you qualify, apply for a business start up programme. When you're starting a business experienced guidance is the best support system of all.

4) Get clients or customers first

Don't wait until you've officially started your business to line these up, because your business can't survive without them. Do the networking. Make the contacts. Sell or even give away your products or services. You can't start marketing too soon.

5) Write a business plan

The main reason for doing a business plan first when you're thinking of starting a business is that it can help you avoid sinking your time and money into starting a business that will not succeed.

Remember, you don't have to work through a full scale business plan for each new business idea you come up with.

6) Do the research

You'll do a lot of research writing a business plaun, but that's jst a start. When you're starting a business, you need to become an expert on your industry, products and services, if you're not already. Joining related industry or professional associations before you start your business is a great idea.

7) Get professional help

On the other hand, just because you're starting a business, doesn't mean you have to be an expert on everything. If you're not an accountant or bookkeeper, hire one or both! If you need to write up a contract and you're not a lawyer, hire one. You will waste more time and possibly money in the long run trying to do things yourself that you are not qualifed to do.

8) Get the money lined up

Save up if you have to. Approach potential investors and lenders. Figure our your financial fall-back plan. Don't expect to start a business and then walk into a bank and get money. Traditional lenders don't like new ideas and don't like businesses without proven track records.

9) Be professional from the get-go

Everything about you and the way you do business needs to let people know that you are a professional running a serious business. That means getting all the accoutrements such as professional business cards, a business phone and a business email address, and treating people in a professional, courteous manner.

10) Get the legal and tax issues right the first time

It's more difficult and expensive to unsnarl a mess afterwards. Does your business need to be registered? Will you have to charge GST or PST? Will you have to have Workers' Compensation Insurance or deal with payroll taxes? How will the form of business you choose affect your income tax situation? Learn what your legal and tax responsibilities are before you start your business and operate accordingly.

Duncan Bannatyne Works with Dragons’ Den Entrepreneur

Duncan Bannatyne with Razzamataz childrenNow in its fifth year, the business brains from Dragons’ Den have not forgotten past entrepreneurs as Duncan Bannatyne proved with his recent trip to Razzamataz Theatre School.

Founder and director of Razzamataz in Carlisle, Denise Hutton-Gosney, first appeared on the show in 2007 and after her dynamic pitch, caught the attention of Bannatyne who went on to offer her the full investment.

Since the Den, Hutton-Gosney has been busy building up the Razzamataz brand. There are now almost 40 schools up and down the country and Razzmataz has established a further collaboration with Bannatyne with the launch of Razz Xpress within the Bannatyne’s health clubs.

Nurturing young talent, be it in a theatre school environment or new entrepreneurs, is high on Bannatyne’s agenda and during his recent visit to meet the students, he was incredibly impressed with their commitment and enthusiasm.

Hutton-Gosney said: “Building up a child’s confidence and self-esteem is a big part of what we do at Razzamataz. Very early on we decided that the best ways to nurture young talent is by bringing in top professionals in their field to work with our students and inspire them to be the very best they can be.”

Over the last few months, Razzamataz children up and down the country have enjoyed workshops led by Tim Noble, choreographer to Kylie Minogue.

“We all know the benefits of keeping fit but staying motivated is the hard part,” said Hutton-Gosney. “By working with performers such as Tim Noble, Razzamataz students are getting the positive benefits of exercise but having lots of fun in the process.

“Theatre schools need to keep their students motivated, it is far too easy these days for youngsters to become distracted with television or computers and with our country’s growing obesity problem and it is up to theatre schools such as Razzamataz to help solve the problem.”

As well as improving health and fitness, participation in theatre arts has been shown to benefit children in many different areas as they acquire life and performance skills. Theatre trained individuals are identified as having transferable skills such as good interviewing technique – massively important for older children in the job market which additionally teaches self-discipline and the ability to work as a team.

“Working with Duncan Bannatyne and appearing on Dragons’ Den has been an incredible opportunity,” said Hutton-Gosney. “I’ve really appreciated the chance I have had and I’m delighted to say that Razzamataz is now able to invest in today’s youth with the launch of our Future Fund, which will sponsor the career training of a young performer.”

Many talented artists leave school or college with no means of taking their performance skills to a professional level because of lack of funding. Razzamataz students in their final year of school looking to progress their performing ambitions will be able to apply and audition for the funding.

“It is an incredible opportunity for our students and shows our commitment to facilitating them to continue training after they leave Razzamataz,” said Lynn Brownridge, a Razzamataz principal who was the inspiration behind the Future Fund. “It is a privilege to be able to give a young talented performer this opportunity and help them to fulfil their dreams.”

Future Fund will be officially launched on Sunday 28th November 2010 at Her Majesty’s, the West End theatre that is home to the phenomenally successful musical Phantom of the Opera. On the night, Razzamataz students will perform a special one-off performance.

Students from Razzamataz Theatre Schools all over the country will come together to perform at the West End theatre during a special tribute show to celebrate the 10th anniversary of the founding of Razzamataz.

Business Presentation Tips

Businesswoman, business presentationFrom Nazir Daud of CityLocal: In business, like in life, presentation is important.

Your customers' perception of your sales staff, your back-office staff and yourbrand help to mould how they perceive your business, and their likelihood of doing business with you.

Here are six tips that you can follow which will entice your customers to sign on the dotted line:

Look smart

As the saying goes, don't judge a book by its cover. Unfortunately, people do and you can use this to your advantage. Make sure you're looking well groomed for the occasion. The consequences are far less severe if you overdress, rather than under-dress, so keep this in mind when deciding on suitable attire.

Don't read from a PowerPoint presentation

Slides are meant to enhance your presentation, not be your presentation. Try to use PowerPoint presentations to show graphs, images and figures that are harder to understand when spoken. You should also try to make slides easy to digest, this means the customer will be focused on you more, and your slides less.

Practise makes perfect

Try to practise doing your presentation as much as possible. Try to focus less on the exact wording used, and more on the overall message. Ask a friend or co-worker to listen in and here what they have to say. While you may not have to follow their feedback word-for-word, it is hard to judge your own presentation when you're the one presenting.

It's even better if you present to someone within your business who you don't know as well.

Don't bury your head in your notes

It's easy to bury your head in your notes when doing a business presentation. Try not to. One of the best ways to avoid this is to ensure that you don't prepare what you'll say word-for-word. Only work on an overall message.

Or, if you must read from notes, only lower your head at the start of each sentence, read what you have to say and then lift your head and address your audience. Retro tip - pick something, or someone, at the back of the room to focus on.

Adopt a conversational tone

When presenting, it is easy to sound like your doing a book reading. This is particularly the case when you have prepared too much. Try to only prepare by creating a list of bullet points, and this will allow you to make your business presentation sound more conversational.

Through making impromptu comments you will be able to address this issue, and allow your prospects to focus on what your business can deliver.

Objection - handle as you go

When you are dealing with a small group, address their issues as you go. Make your prospects feel comfortable to ask questions when they come up and address them before moving onto the next part of your presentation.

This may kill the flow, but when the customer wants to interrupt let them. If something is nagging them, and they cannot get it out of their mind, then it will be harder for them to focus on what it is that you want to say

Overcoming Obstacles in Sales

SalesmanFrom Nazir Daud of CityLocal: Being a successful salesperson isn't a talent that you are born with.

Some people may have the right instincts and personality traits to potentially be good salespeople, but success still depends on learning and putting into practice the right selling techniques.

One of the biggest roadblocks to business sales success is customer objections. When you're not prepared to deal with them, your prospects for sales are bleak. If you take the time to learn positive ways of dealing with and overcoming objections, however, you will see obvious financial benefits.

Let's say that you are in the business of selling a certain brand of office furniture. You set up an appointment with and then visit a business owner. Your goal is getting him to replace the office furniture he has with what you are selling. You make your presentation to the customer, laying out in detail the benefits of buying and using your office furniture.

The business owner's first response is that he is happy with the furniture that he has, and none of his employees have ever complained. Almost before he finishes saying this, you jump into how the furniture he has now could actually be physically detrimental to his employees. You tell him that he should replace it with the furniture that you are selling if he cares about the people who work for him.

You walk out of there without a sale.

In a slightly different scenario, you make your sales pitch to the business owner, detailing positive facts about your office furniture and why it would be beneficial to him and his employees. He tells you that he and his employees are happy with the office furniture that they have and don't see any reason to spend money on different furniture.

You listen intently to his objection. You ask him to clarify what it is that he and his employees like about the furniture they are using now. You tell him that you can see why he feels the way he does. You go on to explain that a lot of your customers felt that way at first, but when they bought your furniture they found that there was a significant increase in comfort and decrease in employee injury.

You get the sale.

In the second example of dealing with the customer objection, you show that you are truly listening and not simply thinking about the next thing that you're going to say. You acknowledge his feelings and empathize with them.

You ask him to clarify something to show that you want to make sure that you understand what he's trying to say. You give him examples of others that have felt the same way, and then you go on to show why other customers ended up preferring your office furniture over what they used before. You can see the difference between this kind of positive interaction and respect for the customer's feelings, and the negative approach in the first example.

When overcoming objections, customers should always be treated with respect, and their feelings should be taken into consideration. When you think of your customers as people and not potential sales, you are levelling the playing field and creating a positive atmosphere for successful selling.

Naz Daud is the founder of CityLocal. This Franchise Opportunity is for people who would like to work from home and be their own boss.

Design by infinityskins.blogspot.com 2007-2008